Dapat Sokongan 10 Ton Oksigen, Ridwan Kamil Dahulukan untuk Rumah Sakit

Nasional | limapagi.id | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 05:30
Dapat Sokongan 10 Ton Oksigen, Ridwan Kamil Dahulukan untuk Rumah Sakit

LIMAPAGI - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) menerima sokongan 10 ton gas oksigen untuk memenuhi kebutuhan di rumah sakit rujukan Covid-19. Gas oksigen tersebut didapatkan dari PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri).

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menjelaskan, gas oksigen tersebut akan didistribusikan ke dua rumah sakit di Kota Bandung yang defisit oksigen, yaitu Rumah Sakit Immanuel dan Rumah Sakit Al Islam Bandung.

"Satu kapasitas dari truk tangki ini sekitar 10 ton. Satu tangki ini akan kita bagi dua. Satu Immanuel, satu ke Rumah Sakit Al Islam di Jalan Soekarno-Hatta," kata Ridwan, dikutip dari keterangan resminya, Rabu 7 Juli 2021.

"Kita dahulukan di rumah sakit-rumah sakit yang membutuhkan, sehingga tidak ada kejadian di Jawa Barat ada yang meninggal dunia dikarenakan oksigennya habis," tambahnya.

Ridwan berharap pihaknya mendapatkan oksigen setiap hari untuk memenuhi kebutuhan di Jabar. Pemprov juga akan berupaya bekerja sama dengan berbagai pihak.

"5-6 ton ini bisa untuk 1.500 tabung yang dalam keadaan darurat karena banyaknya pasien yang membutuhkan, kurang lebih tiga hari akan habis. Oleh karena itu, kami akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk bisa mengirim secara rutin harian atau per dua hari menyuplai di Jabar," sambungnya.

Menurut Ridwan, saat ini Jabar tengah defisit gas oksigen sebesar 76 ton. Dalam memenuhi kebutuhan gas oksigen di rumah sakit, pihaknya tidak hanya bekerja sama dengan Pusri. Pemprov juga menjalin kerja sama dengan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya yaitu PT Krakatau Steel dan PT Pertamina.

"Defisit Jawa Barat itu adalah 76 ton. Jadi kami harus mencari suplai sebanyak itu. Jadi kalau satu tangki 10 ton, berarti kita butuh kira-kira minimal 8 tangki lagi. Skala ini untuk menyuplai gap dari suplai pasar normal ke kebutuhan rumah sakit dan masyarakat," bebernya.

Artikel Asli