Pastikan Kedatangan TKA China Sesuai Prokes Luhut: Yang Nggak Ngerti, Jangan Ngomong Dulu Deh

Nasional | rm.id | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 05:25
Pastikan Kedatangan TKA China Sesuai Prokes Luhut: Yang Nggak Ngerti, Jangan Ngomong Dulu Deh

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan geram dengan berbagai isu miring terkait kedatangan 20 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China ke Tanah Air. Ditegaskannya, seluruh prosesnya sesuai ketetuan protokol Kesehatan (prokes) dan aturan yang banyak dijalankan banyak negara.

Kedatangan TKA China menjadi sorotan banyak pihak, karena datang di masa Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Luhut menjelaskan, masuknya TKA sesuai dengan asas resiprokal (kerja sama) dan melalui prosedur kesehatan yang ketat.

Dunia lain lakukan itu, kita harus lakukan begitu. Nggak bisa dong bernegara itu, lo mau, gua nggak mau. Nggak bisa begitu, katanya di Jakarta, kemarin.

Kordinator PPKM Darurat Jawa-Bali ini menegaskan, semua TKA yang masuk ke Tanah Air telah melalui prosedur kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Prosedur itu sama dengan regulasi di banyak negara di dalam memperlakukan orang asing. Yakni, orang asing masuk ke Indonesia adalah harus telah menjalani vaksinasi hingga dosis kedua. Jadi tidak boleh orang datang ke Indonesia belum dapat kartu vaksin dua kali, ujarnya.

Sebelum datang ke Indonesia, kata Luhut, TKA wajib menjalani tes swab PCR ( polymerase chain reaction ).

Mereka yang boleh melanjutkan perjalanan, yang dinyatakan negatif Covid-19. Begitu sampai di Indonesia, TKA harus kembali swab PCR dan harus menjalani karantina selama 8 hari. Setelah delapan hari berjalan, sebelum melanjutkan aktivitas di luar, TKA harus kembali menjalani tes swab PCR. Bila hasilnya negatif, mereka baru dibolehkan melanjutkan aktivitas di Indonesia.

Luhut menuturkan, masa karantina TKA berbeda-beda di setiap negara. Ada negara yang menerapkan masa karantina 8 hari, 14 hari, dan 21 hari.

Luhut meminta, tak ada lagi yang meributkan persoalan masuknya TKA China. Kalau ada yang asal ngomong, yang nggak ngerti masalah jangan cepat ngomong, tegasnya.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto menjelaskan, TKA China masuk ke Indonesia pada 25 Juni 2021. Hal Itu sebelum PPKM Darurat diberlakukan melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Kami tegaskan mereka datang terlebih dahulu sebelum PPKM, dan telah memenuhi persyaratan keimigrasian dan lolos pemeriksaan kesehatan oleh Tim Kemenkes, sesuai protokol kedatangan orang dari luar negeri, di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, katanya.

 

Novie menuturkan, setelah datang pada 25 Juni 2021, para TKA tersebut telah menjalani masa karantina selama 5x24 jam sesuai dengan ketentuan dalam Surat Edaran (SE) No 21 Tahun 2021. Jadi, belum menggunakan SE baru aturan PPKM Darurat.

Setelah menjalani karantina, kata Novie, mereka melanjutkan perjalanan ke Makassar pada 3 Juli 2021.

Novie memastikan hingga saat ini Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar tidak melayani penerbangan internasional. Titik masuk ke Indonesia bagi pelaku perjalanan internasional hanya bisa melalui beberapa bandara saja. Di antaranya, Kualanamu di Medan, Soekarno Hatta di Banten, Juanda di Surabaya, Sam Ratulangi di Sulawesi Utara, dan Zainuddin Abdul Madjid di Nusa Tenggara Barat.

Selain Kemenhub, PTHuadi Nickel Alloy, perusahaan yang mempekerjakan TKA China. HRD Huadi Nickel Alloy, Andriani Karaeng Rita Latippa menjelaskan, kedatangan TKA tersebut untuk mempercepat pembangunan pabrik smelter yang akan dioperasikan pada November nanti.

Andriani menjelaskan, target investasi itu telah dilaporkan ke Pemerintah Pusat. TKA yang datang ini memang hanya TKA yang akan membangun pabrik, dari beberapa jenis pekerjaan yang secara estafet, sesuai dengan pekerjaan yang diberikan kepada mereka, ujarnya.

Menurut Novie, saat ini perusahaan memang membutuhkan tenaga kerja untuk bagian konstruksi baja yang langsung dari negara Tirai Bambu. Karena, kontraktor yang membangun pabrik smelter berasal dari China.

Ia menegaskan, kedatangan TKA tersebut sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Baik secara aturan ketenagakerjaan maupun keimigrasian. Jadi, secara legalitas sudah dilakukan sesuai dengan alurnya.

Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mengatakan bahwa 20 tenaga kerja asing (TKA) asal China di Sulawesi Selatan sudah tiba di Indonesia sebelum PPKM Darurat.

Seluruh TKA masuk ke Indonesia dan telah melalui pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta pada tanggal 25 Juni 2021 yaitu sebelum Masa PPKM Darurat di Jawa dan Bali 3 -20 Juli 2021, kata Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Kemenkumham, Arya Pradhana Anggakara dalam keterangan tertulis, Senin (5/7). [KPJ]

Artikel Asli