Ikut Perangi Pandemi, Ribuan Tokoh Agama Jakut Sudah Divaksinasi

Nasional | jawapos | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 05:05
Ikut Perangi Pandemi, Ribuan Tokoh Agama Jakut Sudah Divaksinasi

JawaPos.com Kota Administrasi Jakarta Utara telah memberikan vaksinasi Covid-19 kepada 16 ribu lebih kalangan tokoh agama. Selain memberi rasa aman kepada umat juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi pandemi.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara Yudi Dimyati mengatakan, vaksinasi untuk tokoh agama sudah dilakukan sejak bulan Maret 2021 lalu. Dimulai di Balai Yos Sudarso Kantor Wali Kota Jakarta Utara dan disaksikan langsung oleh Wali kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim.

Program vaksinasi ini direspon sangat baik dan dihadiri perwakilan enam tokoh agama yang terdiri dari Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha, dan Konghucu. Pencanangan vaksinasi bagi tokoh agama beberapa tersebut juga dilanjutkan pelaksanaannya di setiap Puskesmas Kelurahan se-Jakarta Utara, kata Yudi, Senin (5/7).

Yudi juga menambahkan, dengan ikutnya para tokoh agama dalam program vaksinasi ini, diharapkan juga dapat membangun kesadaran umat untuk mengikuti vaksinasi.

Dapat membantu pemerintah dalam upaya percepatan vaksinasi. Membantu menyampaikan pesan kepada para jamaah atau umat agamanya masing-masing, untuk berkolaborasi bersama-sama melawan COVID-19, bersama-sama untuk menyelamatkan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar, khususnya warga Jakarta Utara, ucapnya.

Menurut Yudi, dari data yang dimiliki Sudin Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara, sudah sebanyak 16.129 tokoh agama di Jakarta Utara yang sudah mengikuti vaksinasi. Karena itu, untuk tokoh agama yang belum dan hendak mendapatkan vaksinasi, bisa ikut atau datang langsung ke sentra vaksinasi-sentra vaksinasi terdekat dari tempat tinggalnya, yakni sentra vaksinasi di setiap kelurahan dan kecamatan, atau datang langsung ke sentra vaksinasi yang berada di Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara.

Setiap Sentra vaksinasi terbuka buat siapa saja, syaratnya cukup membawa identitas diri (KTP), tuturnya.

Artikel Asli