Loading...
Loading…
Tingkat Kematian Tinggi, Wapres Dukung Vaksin Covid-19 Untuk Anak

Tingkat Kematian Tinggi, Wapres Dukung Vaksin Covid-19 Untuk Anak

Nasional | rm.id | Selasa, 29 Juni 2021 - 15:20

Keputusan Pemerintah memberikan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun sudah tepat karena angka rata-rata kematian atau mortalitas masyarakat kategori tersebut, cukup tinggi.

"Saya menyambut baik vaksinasi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 12-17 tahun. Keputusan ini sangat tepat mengingat mortalitas penderita Covid-19 pada usia 10-18 tahun cukup tinggi, yaitu 30 persen," kata Wakil Presiden, Maruf Amin dalam pidatonya pada acara Hari Keluarga Nasional Ke-28 Tahun 2021 dan Launching Vaksinasi bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Anak Usia 12-18 Tahun secara virtual dari Jakarta, Selasa (29/6).

Wapres meminta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai lembaga yang berurusan dengan pembinaan keluarga dapat menyosialisasikan kepada masyarakat terkait vaksinasi Covid-19 untuk anak.

"Peran BKKBN sebagai lembaga yang sangat dekat dengan pembinaan keluarga sangat tepat untuk menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan vaksinasi yang menyasar anggota keluarga inti, termasuk anak dan ibu yang sedang hamil," jelas Wapres dikutip Antara.

Mantan Ketua MUI ini mengapresiasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sehingga anak-anak di Indonesia berhak mendapatkan vaksin Covid-19.

"Saya ingin menyampaikan penghargaan kepada BPOM dengan dukungan IDAI yang dalam waktu singkat telah mengeluarkan rekomendasi pemakaian vaksin produksi Bio Farma untuk digunakan pada anak usia 12-17 tahun," katanya.

Diketahui, BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use of authorisation (EUA) bagi vaksin buatan Sinovac untuk diberikan kepada warga berusia 12-17 tahun.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, vaksinasi Covid-19 kepada anak usia 12-17 tahun dapat segera dilaksanakan. BPOM juga telah mengeluarkan izin penggunaan darurat (emergency use of authorisation) vaksin buatan Sinovac untuk diberikan kepada warga berusia 12-17 tahun. [MFA]

Original Source

Topik Menarik