Pemkot Bima Sebut Pengecer Elpiji 3 Kg Ilegal

lombokpost | Nasional | Published at 28/06/2021 13:39
Pemkot Bima Sebut Pengecer Elpiji 3 Kg Ilegal

KOTA BIMA -Elpiji 3 kilogram di Kota Bima masih langka disertai harga tinggi. Kelangkaan ini terjadi di tingkat pangkalan. Sementara di tingkat pengecer elpiji ini terlihat masih banyak.

Berdasarkan Perwali Nomor 41 Tahun 2020, diatur elpiji bersubsidi tidak boleh dijual pengecer. Dalam regulasi peredaran dan penjualan elpiji ini, tidak ada pengecer. Hanya sampai pada tingkat pangkalan, jelas Kabag Ekonomi Pemkot Bima, Ruslan, beberapa waktu lalu.

Untuk komoditi subsidi ini sudah ditetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET), dengan alur penjualan yangjuga diatur. Mulai dari Pertamina, melewati SPBE untuk disalurkan ke tingkat agen. Setelah itu, agen menyalurkannya ke pangkalan.Jadi pengecer elpiji itu ilegal. Kami meminta warga segera melaporkan, jika melihat ini, tegas Ruslan.

Pemkot Bima tambah Ruslan, sudah membuat Perwali tentang petunjuk teknis pendistribusian gas. Artinya, ada payung hukum bagi pemerintah untuk melakukan penindakan. (tin/r8)

Artikel Asli