Tewaskan Ratusan Orang, Pembantaian di Burkina Faso Dilakukan Militan Anak-Anak

rakyatku | Nasional | Published at 28/06/2021 12:03
Tewaskan Ratusan Orang, Pembantaian di Burkina Faso Dilakukan Militan Anak-Anak

RAKYATKU.COM - Pembantaian di Burkina Faso yang menewaskan lebih dari 130 orang pada Juni ini dilakukan militan yang sebagian besar masih anak-anak. Mereka berusia antara 12 tahun dan 14 tahun.

Pembantaian bersenjata itu terjadi di Desa Solhan pada 4 Juni 2021. Solhan adalah wilayah, yang diganggu oleh kelompok radikal yang terkait dengan ISIS dan Al-Qaeda.

Saat itu masyarakat dikejutkan hujan tembakan dan rumah-rumah warga yang dibakar. Itu adalah serangan terburuk di Burkina Faso dalam beberapa tahun.

Juru bicara Pemerintah Burkina Faso, Ousseni Tamboura, mengatakan mayoritas pelaku penyerangan dalam insiden itu adalah anak-anak. Hal itupun memicu kecaman dari PBB.

"Kami mengutuk perekrutan anak-anak dan remaja oleh kelompok-kelompok bersenjata non-negara. Ini adalah kuburan kekerasan atas hak-hak fundamental mereka, demikian keterangan UNICEF, Kamis (24/6/2021).

Meskipun ada intervensi dari pasukan perdamaian PBB dan tentara internasional, serangan-serangan yang dilakukan kelompok ekstrimisme masih berlanjut di wilayah Sahel, Afrika Barat, yang juga bertetangga dengan Mali dan Niger.

Sejumlah pejabat daerah di wilayah utara Burkina Faso mengatakan tentara anak sudah dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok radikal dalam lebih dari setahun ini.

Sumber: Reuters

Artikel Asli