Hari Anti Narkotika 2021, BNN Ungkap 107 Sindikat Pengedar Nasional dan Internasional

inewsid | Nasional | Published at 28/06/2021 11:22
Hari Anti Narkotika 2021, BNN Ungkap 107 Sindikat Pengedar Nasional dan Internasional

JAKARTA, iNews.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2021 yang dilakukan setiap tanggal 26 Juni. Dalam kesempatan itu BNN berhasil mengungkap 107 sindikat pengedar narkoba berskala nasional dan internasional.

Hal itu disampaikan Kepala BNN, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose dalam YouTube Wakil Presiden, Senin (28/6/2021). Peringatan itu juga dihadiri Wapres Ma'ruf Amin.

"Mengungkap 107 jaringan sindikat berskala nasional dan internasional dari 126 jaringan yang berhasil dipetakan," ujar Kepala BNN, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose.

Selain itu, Mantan Kapolda Bali ini mengatakan BNN menyita barang bukti sabu sebesar 3,52 ton. Kemudian menyita pula 5,91 ton ganja, mengungkap 87,5 hektare ladang ganja, dan 515.509 butir ekstasi yang kerap diselundupkan melalui jalur laut.

Tak hanya itu, BNN juga menangani Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait narkoba dengan menyita aset senilai Rp116,8 miliar. Menurutnya semua penindakan itu berhasil dilakukan BNN bekerja sama dengan insitusi-institusi lainnya.

"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja sama dan bersinergi dengan BNN," tutur Petrus.

Lebih lanjut, Petrus menuturkan BNN menggunakan tiga pendekatan dalam berperang melawan narkotika. Pertama menggunakan strategi soft power approach berupa aktivitas pencegahan agar masyarakat memiliki ketahanan diri dan daya tangkal terhadap penyalahgunaan barang haram.

Kedua hard power approach yang memfokuskan pada aspek penegakan hukum yang tegas dan terukur dalam menangani sindikat narkoba. Ketiga smart power approach, yakni penanggulangan narkotika menggunakan teknologi informasi di era digital.

Dalam bidang pencegahan, BNN telah membuat program Desa Bersih dari Narkoba (Desa Bersinar) di 553 kelurahan. Kemudian program alternatif development di 14 desa di Aceh dan 128 desa kawasan rawan narkoba. Lalu peningkatan aksesibilitas layanan rehabilitas melalui intervensi berbasis masyarakat di 34 provinsi dan 173 kabupaten/kota.

Adapun tema HANI 2021 yakni "War On Drugs di Era Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Bersih Narkoba". Peringatan tahun ini dihadiri secara virtual oleh Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, dan pihak terkait lainnya.

Artikel Asli