Patuhi Prokes, BOR Di Jakarta Sudah Capai 90 Persen

rm.id | Nasional | Published at 28/06/2021 11:09
Patuhi Prokes, BOR  Di Jakarta Sudah Capai 90 Persen

Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia mengajak warga untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19 yang setiap hari semakin melonjak. Sedangkan Data Bed Occupancy Rate (BOR) di Jakarta sudah mencapai 90 persen.

Sekretaris Nasional Rekan Indonesia, Adjie Rimbawan mengatakan, warga harus bersama-sama Pemerintah ikut memerangi Covid-19, caranya dengan melakukan prokes 5M yakni, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan dengan disiplin.

"Kami menerima data BOR di Jakarta sudah mencapai 90 persen. Ini sudah menjadi alert bagi kita semua, ayo lindungi diri dan keluarga dengan mematuhi 5M. Tidak kalah penting, kita harus ikut menyukseskan program vaksinasi agar Jakarta bisa mencapai herd immunity pada 17 Agustus 2021 sebagaimana keinginan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan tentu saja harapan kita semua," ujarnya, dikutip beritajakarta.id Senin (28/6).

Adjie menjelaskan, seiring dengan penambahan kasus Covid-19, jumlah warga yang melapor atau memerlukan pendampingan dari Rekan Indonesia juga meningkat drastis.

"Sejak 18 Juni sampai 19 Juni 2021 secara kumulatif kami menerima 1.777 laporan warga terpapar dan diduga Covid-19 dengan jumlah terbanyak mencapai 505 laporan berasal dari DKI Jakarta," ungkapnya.

Ia merinci, ada 48 persen dari aduan yang diterima memerlukan pendampingan dengan kondisi sakit masih berada di rumah, 13 persen di IGD dan butuh rujukan isolasi terpadu, 10 persen memerlukan ruang isolasi khusus, 18 persen terkait Ambulans Gawat Darurat (AGD) dan 11persen butuh informasi mengenai isolasi mandiri di rumah.

"Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan rumah sakit-rumah sakit agar dalam kondisi melonjaknya warga terpapar Covid -19 layanan kesehatan bagi warga bisa tetap optimal. Keselamatan warga harus kita prioritaskan," terangnya.

Adjie mengapresiasi seluruh pihak yang telah berjuang dalam penanganan Covid-19, khususnya para tenaga kesehatan (nakes).

"Mereka menjadi tumpuan dan harapan terakhir. Jangan sampai kasus Covid-19 semakin banyak dan mereka kelelahan. Baru saja kita kehilangan Liza Putri Noviana, nakes di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet karena ikut terpapar virus Corona," tandasnya. [MFA]

Artikel Asli