Jadi Tempat Seremoni, Masjid Al Alam Kendari Ditutup Sementara Oleh Panitia Munas Kadin

rmol.id | Nasional | Published at 28/06/2021 09:34
Jadi Tempat Seremoni, Masjid Al Alam Kendari Ditutup Sementara Oleh Panitia Munas Kadin

RMOL.Penutupan sementara dilakukan Panitia Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia terhadap Masjid Al Alam Kendari. Pasalnya, masjid tersebut akan dijadikan lokasi seremoni pembukaan Munas Kadin 2021.

Larangan berkunjung dan beraktivitas di Masjid Al ALam Kendari ini berlaku selama tiga hari, mulai 28-30 Juni 2021.

Atas kondisi ini, Panitia Munas Kadin meminta maaf kepada warga yang tak bisa berkunjung sementara waktu ke Masjid Al Alam Kendari.

"Kami mohon maaf kepada masyarakat yang agak terganggu untuk masuk area Masjid Al Alam. Tapi pada intinya ini juga bagian dari promosi wisata untuk masyarakat Sultra," ucap Koordinator Media Center Panitia Lokal Munas Kadin, La Ode Rahmat Apiti, Minggu (27/6).

Selain itu, peniadaan aktivitas warga di Masjid Al Alam juga terkait dengan rencana kehadiran Presiden Joko Widodo yang akan membuka Munas Kadin VIII tersebut dan sejumlah tamu VVIP lainnya.

Dijelaskan Rahmat, tujuan diselenggarakannya pembukaan Munas Kadin di Masjid Al Alam Kendari adalah untuk promosi wisata. Sebab, para tamu Munas Kadin nanti merupakan para pengusaha ternama.

Diharapkan, kunjungan tamu dapat mengangkat popularitas Masjid Al Alam Kendari sebagai ikon wisata religi di Sultra.

"Sehingga Masjid Al Alam bisa lebih terkenal, bukan hanya di Sultra tetapi juga di Indonesia. Jadi Masjid Al Alam dijadikan ikon untuk wisata religi," jelasnya.

Penutupan aktivitas di Masjid Al Alam ini dibenarkan oleh seorang pedagang kaki lima, La Lihu, yang mengaku sudah diminta untuk sementara waktu tidak berjualan di area masjid.

"Kita sudah diinformasikan oleh pengurus masjid, untuk pindah sementara nanti selama tiga hari mulai besok (hari ini, red)," kata La Lihu.

Munas Kadin 2021 bakal digelar di Kota Kendari, Sultra, pada 28-30 Juni 2021. Ini merupakan kali pertama Munas Kadin digelar di luar Pulau Jawa.

Masjid Al Alam memang berpotensi jadi salah satu tujuan wisata di Kota Kendari. Berada di Teluk Kendari, Masjid Al Alam juga dikenal dengan sebutan Masjid Terapung.

Masjid yang selesai dibangun pada 2018 ini berada di atas lahan seluas 12.92 meter persegi dan mampu menampung sekitar 10 ribu jemaah. Diapit oleh dua menara setinggi 321 meter di sisi timur yang desainnya mirip Burj Dubai di Uni Emrat Arab. []

Artikel Asli