Gempa Gunungkidul Berkekuatan Magnitudo 5,1, Tak Berpotensi Tsunami

radarjogja | Nasional | Published at 28/06/2021 07:39
Gempa Gunungkidul Berkekuatan Magnitudo 5,1, Tak Berpotensi Tsunami

RADAR JOGJA Gempa Jogjakarta berpusat di Kabupaten Gunungkidul terjadi, Senin (28/6) pagi pukul 05:15 WIB. Getaran gempa dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno memastikan gempa Senin pagi (28/6) di selatan Gunungkidul tidak berpotensi tsunami.

MENCAPAI: Kekuatan gempa mencapai magnitudo 5,1. Episentrum gempa bumi terletak di laut pada jarak 66 kilometer arah selatan Kota Wonosari. Pusat gempa berada pada kedalaman 61 kilometer. (DOK. STASIUN GEOFISIKA BMKG JOGJAKARTA)

Kekuatan gempa mencapai magnitudo 5,1. Episentrum gempa bumi terletak di laut pada jarak 66 kilometer arah selatan Kota Wonosari. Pusat gempa berada pada kedalaman 61 kilometer.

DIRASAKAN: Guncangan gempabumi ini dirasakan di sejumlah tempat. Untuk Kabupaten Bantul dan Gunungkidul dalam skala III hingga IV modified mercalli intensity (MMI). Dirasakan oleh orang banyak dalam rumah. (DOK. STASIUN GEOFISIKA BMKG JOGJAKARTA)

Dalam keterangan tertulisnya, Bambang menjabarkan jenis gempa bumi adalah menengah. Penyebabnya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan sesar naik mendatar atau oblique thrust fault.

Gempa pukul 05:15:29 WIB tidak berpotensi tsunami. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan magnitudo 5,3 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi magnitudo 5,1, jelasnya.

Guncangan gempabumi ini dirasakan di sejumlah tempat. Untuk Kabupaten Bantul dan Gunungkidul dalam skala III hingga IV modified mercalli intensity (MMI). Dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Terasa pula di Purworejo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar dan Nganjuk dengan skala III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah seperti truk berlalu. Lalu di Sleman, Kota Jogja, Klaten, Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, Malang dan Solo dalam skala II hingga III MMI.

Hingga pukul 05:50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan, katanya.

Bambang meminta masyarakat tidak panik. Selain itu juga berlindung di tempat yang aman dari gempa. Pasca gempa wajib memeriksa bangunan tempat tinggal. Guna memastikan tak ada kerusakan konstruksi.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah, pesannya.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD DIJ, Danang Samurizal menuturkan belum ada laporan kerusakan pasca gempa bumi terjadi. Pihaknya masih menunggu laporan dari tim di lapangan. Terutama di wilayah dekat episentrum gempa.

Untuk saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa. Di Jogjakarta rata-rata dirasakan skala II sampai III MMI jadi kemungkinan tidak ada dampak yang sigifikan, katanya.(dwi/sky)

Artikel Asli