Loading...
Loading…
Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Depok Sebut Masyarakat Tak Disiplin sejak Idul Fitri

Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Depok Sebut Masyarakat Tak Disiplin sejak Idul Fitri

Nasional | inewsid | Jumat, 25 Juni 2021 - 09:59

DEPOK, iNews.id - Masyarakat dinilai sudah mulai longgar tak menggunakan masker sejak sebelum libur lebaran Idul Fitri. Akibatnya, kasus Covid-19 terud melonjak.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengakui terjadinya peningkatan angka positif Covid-19 karena lemahnya masyarakat menggunakan masker.

"Protokol kesesehatan sejak sebelum lebaran sudah landai di kota Depok yang paling parah penggunaan masker sama kedisiplinan cuci tangan banyak yang lalai," kata Idris dalam acara Trijaya yang disiarkan secara virtual, Jumat (25/6/2021).

Sementara itu dia menjelaskan ada 10 jenis sejumlah klaster penyebaran Covid-19 di Depok. Klaster tersebut diantaranya penularan rumah tangga dan transportasi angkutan kota (angkot).

Dia mengklaim klaster transportasi tidak terjadi pada angkutan umum kereta computers line. Begitu juga dengan klaster resepsi pernikahan, dia mengklaim belum tidak terjadi penularan.

"Penularannya kasus impor warga Depok yang kerja di Jakarta, fasilitas kesehatan banyak nakes yang terpapar, lembaga keagamaan misalnya ponpes, perjalanan, pusat belanja termasuk tepat wisata dan transportasi umum," tuturnya.

Sebelumnya pemerintah Kota Depok mencatat terjadi peningkatan jumlah pasien Covid-19 yang mengakibatkan bed occupancy rate (BOR) ICU di rumah sakit yang menangani Corona di Depok telah terisi sebanyak 100 persen. Selain BOR ICU, kondisi BOR isolasi Corona di Depok sudah berada di angka 91 persen.

Dia menyebut angka puncak positif Covid-19 di Depok terjadi pada kemarin lusa yang mencapai 653. Melonjaknya angka tersebut mengakibatkan fasilitas rumah sakit khususnya BOR semakin menipis.

"BOR ICU sudah melebihi 100 persen. Untuk isolasi kemarin lusa ada 96 sekarang 91 persen," kata Idris.

Original Source

Topik Menarik