Loading...
Loading…
Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Syarat Ibadah Haji di Masa Pandemi

Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Syarat Ibadah Haji di Masa Pandemi

Nasional | ayosemarang | Sabtu, 19 Juni 2021 - 12:51

ARAB SAUDI, AYOSEMARANG.COM -- Pemerintah Arab Saudi menetapkan beberapa syarat yang harus dipenuhi calon jemaah untuk melaksanakan ibadah haji di masa pandemi.

Adapun beberapa syarat-syarat yang ditentukan antara lain belim pernah melaksanakan ibadah haji dalam lima tahun terakhir.

Prioritas diberikan pada mereka yang belum melaksanakan ibadah haji dalam lima tahun terakhir, demikian informasi dari akun Twitter @haraiminfo sebagaimana dikutipSolopos (jaringan ayosemarang.com).

Dilansir dari Arab News, ibadah haji dijadwalkan akan diadakan pada bulan Juli dan akan dibatasi untuk mereka yang telah divaksinasi dan berusia 18-65 tahun tanpa penyakit kronis.

Menteri negara UEAKhalifa Shaheen Al-Marar mengatakan negaranya menyambut baik keputusan Kerajaan dan mendukung semua tindakan yang diambil Kerajaan sebagai bagian dari upayanya untuk memerangi pandemi Covid-19, menahan penyebarannya dan memastikan keselamatan dan keamanan para peziarah dan masyarakat.

Menteri Kehakiman, Urusan Islam dan Wakaf Bahrain, Sheikh Khalid bin Ali Al-Khalifa mengatakan keputusan itu sejalan dengan melestarikan ritual haji dan memenuhi urgensi Syariah.

Liga Dunia Muslim (MWL), dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan atas nama semua cendekiawan di bawah payungnya, mendukung langkah-langkah yang diambil oleh Arab Saudi untuk menghadapi varian virus baru yang bermutasi.

Sekretaris Jenderal MWL Muhammad bin Abdul Karim Al-Issa yang juga ketua Asosiasi Cendekiawan Muslim, mengatakan aturan hukum Islam menekankan keniscayaan mengambil semua tindakan pencegahan keselamatan dalam pandemi semacam itu. Dia menambahkan bahwa beberapa cendekiawan senior dunia Islam menghubungi MWL untuk menyatakan dukungan atas keputusan Kerajaan.

Kementerian Haji Arab Saudi terkait Haji 2021 mengumumkan bahwa wanita sekarang dapat mendaftar untuk haji tahunan muslim tanpa wali laki-laki.

Mereka yang ingin melakukan haji harus mendaftar secara individual. Perempuan bisa mendaftar tanpa mahram (wali laki-laki) bersama perempuan lain, jelas Kementerian dilansir dari Alarabiya.net.

Original Source

Topik Menarik