Giant Tutup, Buruh Minta HERO Rekrut Kembali Karyawannya

Nasional | limapagi.com | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 13:23
Giant Tutup, Buruh Minta HERO Rekrut Kembali Karyawannya

LIMAPAGI – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta PT Hero Supermarket Tbk (HERO) untuk melakukan perekrutan kembali pekerja Giant yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Di mana, mereka dapat dipekerjakan ke unit usaha lain yang dimiliki Hero Group seperti IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket.

“Hero Group salah satu perusahaan yang menurut KSPI adalah satu contoh hubungan industrinya baik. Mudah-mudahan dalam sitasi yang sulit ini hubungan baik itu tetap terjaga,” jelas Presiden KSPI Said Iqbal, Jumat, 28 Mei 2021.

Di sisi lain, Said mengkritik sejumlah kinerja Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Menurutnya, Menaker harus lebih terbuka dalam memaparkan jumlah pengangguran, agar masyarakat dapat ;lebih memahami tentang situasi para pekerja saat ini.

“Faktanya meningkat Februari 2020 ke 2021. Contohnya apa? Giant. Giant itu tutup dan maskapai Garuda, Sriwijaya dan Lion Air dalam proses PHK karyawannya, dan PHK terjadi di beberapa industri lainnya,” ucap dia.

Sebelumnya, KSPI meminta PT Hero Supermarket Tbk (HERO) untuk tidak menggunakan Undang-Undang Cipta Kerja. Terutama, dalam memenuhi hak-hak pekerja yang terkena dampak dari tutupnya 80 gerai Giant di seluruh Indonesia.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan hak-hak buruh atau pekerja yang tidak boleh dibayar menggunakan UU Cipta Kerja yaitu uang pesangon, uang pengganti cuti, dan cuti besar. Alasannya, lantaran antara manajemen Hero Group dengan serikat pekerja, sudah memiliki Perjanjian Kerja Bersama atau PKB.

“PKB menurut UU nomor 13 tahun 2003 setara nilainya dengan UU (Cipta Kerja) itu sendiri, dengan demikian bilamana manajemen menyimpang dari isi PKB maka berarti dia (perusahaan) melanggar UU. Oleh karena itu abaikan omnibus law, abaikan klaster ketenagakerjaan dalam UU Cipta Kerja,” kata Said

Artikel Asli