Satu Warga Tepapar Covid-19, Bhabinkamtibmas Lakukan Tracing Bersama Puskesmas

Nasional | ayosemarang | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 13:31
Satu Warga Tepapar Covid-19, Bhabinkamtibmas Lakukan Tracing Bersama Puskesmas

KALIWUNGU, AYOSEMARANG.COM -- Setelah seorang warga Perum Griya Mutiara Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu Kendal terpapar covid 19 dan dirawat di RSUD Soewondo, petugas Bhabinkamtibmas Polsek Kaliwungu bersama petugas Puskesmas Kaliwungu  melaksanakan kegiatan tracking contact terhadap keluarga pasien covid-19.

Langkah ini dilakukan untuk mengetahui penyebaran covid 19, dan tidak menular ke warga lainnya.

"Tracing ini dilakukan ke rumah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, dan saat ini diminta untuk meningkatkan disiplin mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19", jelas Bhabinkamtibmas, Aipda Sutikno.

Selain melakukan tracing juga memberikan edukasi kepada warganya, agar tetap melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah.

Aipda Sutikno juga mengatakan, dengan adanya kasus tersebut menambah daftar warga yang terkonfirmasi positif kasus Covid-19 di wilayah Kecamatan Kaliwungu.

“Kami bersama satgas covid-19 dan instansi terkait terus berupaya mensosialisasikan kepada warga masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan seperti cuci tangan, memakai masker, jaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas guna mencegah penyebaran covid-19," imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, setelah Lebaran muncul klaster baru, di antaranya klaster musola dan klaster Lapas. Sebagian besar mengalami gejala ringan, sehingga cukup melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Bagi yang tidak bisa isolasi mandiri, Pemkab Kendal menyediakan tempat untuk isolasi di RSDC," katanya.

Feri mengatakan, langkah-langkah yang dilakukan, di antaranya melakukan tracing secara massif. Ketika ada kasus yang antigen positif, maka langsung dilakukan tes PCR terhadap orang-orang kontak erat.

Terhadap warga yang melakukan isolasi mandiri  diberikan obat-obatan dan vitamin melalui puskesmas setempat. Jika ada warga yang mengalami gejala Covid-19 agar segera dirujuk ke rumah sakit.

"Sekarang tidak hanya tes antigen, tapi langsung dilakukan tes PCR, karena hasilnya lebih akurat," ujarnya

Sedangkan  Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengimbau masyarakat kepada masyarakat untuk menghindari kerumunan. Di tempat-tempat keramaian, seperti objek wisata agar dipastikan tidak ada kerumunan.

Untuk itu semua pihak harus bersama-sama menjaga, baik pihak pengelola wisata, desa dan Satgas Covid-19. "Di Kendal belum ada klaster wisata, karena di tempat wisata harus dipastikan tidak ada kerumunan, baik di dalam maupun di luar tempat wisata," katanya.

Masyarakat diminta supaya jangan lengah terhadap protokol kesehatan. Selain selalu memakai masker, juga menghindari kerumunan.

Artikel Asli