Payakumbuh Gencarkan Pelacakan Kasus Covid-19

Nasional | republika | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 13:08
Payakumbuh Gencarkan Pelacakan Kasus Covid-19

IHRAM.CO.ID, PAYAKUMBUH -- Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatra Barat menggencarkan pelacakan kasus penularan Covid-19 dalam upaya mencapai target kembali ke zona hijau pada Agustus 2021.

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan wilayahnya kembali berada di zona oranye menyusul adanya beberapa kasus kematian penderita Covid-19 dan penurunan angka positivity rate (perbandingan kasus positif Covid-19 dengan jumlah pemeriksaan) selama pekan ini.

Oleh karena itu, pemerintah kota akan meningkatkan pelacakan kasus dengan memeriksa minimal 15 orang pernah yang melakukan kontak dengan penderita Covid-19. "Kalau tracing (pelacakan) tinggi, zona tidak akan beranjak merah, karena nilai tracing masuk ke dalam poin zona. Meskipun banyak yang positif tapi tracing b anyak, kita bisa naik ke zona kuning dan mengejar ke zona hijau," katanya.

Dalam upaya mengendalikan penularan Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh juga melarang penyelenggaraan kegiatan yang bisa menimbulkan keramaian di area dalam zona merah dan membatasi peserta kegiatan hanya 25 persen dari kapasitas tempat di area dalam zona oranye.

"Di zona kuning boleh digelar keramaian dengan kapasitas 50 persen, apabila sudah di zona hijau, maka kegiatan keramaian apapun bisa dilakukan hanya dengan syarat tetap melaksanakan prokes," kata Riza.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal mengatakan pemerintah kota harus melakukan percepatan luar biasa dalam upaya pengendalian Covid-19 agar kasus penularan virus corona dan kematian akibat infeksi virus corona bisa nihil dalam sebulan. "Ini memang berat, tapi harus dilakukan. Apakah sanggup kita menjelang Agustus kembali ke zona hijau? Artinya Juni sudah 0 kasus dan kita sudah memasuki zona hijau jika punya komitmen kuat untuk ini," ujarnya.

Dia menekankan pentingnya peran disiplin warga menjalankan protokol kesehatan dalam keberhasilan upaya pengendalian penularan Covid-19. "Kita bisa menjadi yang perdana memasuki zona hijau, jika kita sepakat, kita harus sanggup," kata dia.

Artikel Asli