Datang ke Komnas HAM, Masyarakat Adat Adukan Pekerja PT TPL

Nasional | sindonews | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 11:37
Datang ke Komnas HAM, Masyarakat Adat Adukan Pekerja PT TPL

JAKARTA - Masyarakat Adat Huta Natumingka mengadukan tindak dugaan kekerasan pekerja PT Toba Pulp Lestari (TPL) yang mengadu ke kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Jakarta, Kamis 27 Mei 2021.

Mereka yang mengaku korban kekerasan datang bersama Aliansi Gerakan Rakyat (Gerak) Tutup TPL, menyampaikan pengaduan kasus pelanggaran HAM yang dialami Masyarakat Adat Natumingka dan Masyarakat Adat di Tano Batak Kawasan Danau Toba.

Perwakikan mereka diterima Komisioner Komnas HAM Choirul Anam bersama staf di ruang Asmara Nababan di mana dialog pengaduan diselenggarakan.

Abdon Nababan, salah satu utusan dari Aliansi Gerak Tutup TPL, memberikan pengantar atas kedatangan utusan untuk memulai proses pengaduan.

"Kasus kekerasan terhadap Masyarakat Adat Natumingka hendaknya menjadi yang terakhir. Jangan ada lagi Natumingka-Natumingka lainnya. Saat kejadian, aparat kepolisian berada di lokasi dan menyaksikan bentrokan tersebut, namun mereka diam saja bahkan cenderung membela karyawan TPL. Itu jelas pelanggaran HAM," tutur Abdon, pegiat masalah hak-hak masyarakat adat dan lingkungan hidup.

Sementara itu, Komnas HAM Choirul Anam meminta Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya mengusut tuntas tersangka pelaku kekerasan dan pemukulan masyarakat adat Natumingka, Kecamatan Borbor, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Penyelesaian aduan masyarakat sangat perlu agar tidak terulang kejadian serupa di kemudian hari. "Kami akan mendesak Kapolres Toba agar segera mengusut tersangka pelaku kekerasan terhadap Masyarakat Adat Natumingka. Kami akan mendesak kepolisian agar segera memprosesnya," kata Choirul.

Artikel Asli