Video Bugil Siswi SPM Hebohkan Warga Kabupaten Tasikmalaya

Nasional | ayosemarang | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 12:26
Video Bugil Siswi SPM Hebohkan Warga Kabupaten Tasikmalaya

TASIKMALAYA, AYOSEMARANG.COM -- Warga Kabupaten Tasikmalaya dihebohkan dengan kemunculan video bugil yang beredar di media sosial aplikasi chating.

Video yang diduga diperankan siswi yang masih duduk di bangku SMP tersebut beredar melalui media sosial WhatsApp tengah tidak berpakaian dan menunjukkan bagian payudara dengan durasi waktu 6 detik.

Konten video asusila tersebut menunjukkan aksi telanjang yang diperankan anak perempuan dan laki-laki masih dibawah umur. Bahkan pemeran siswi tersebut memegang payudaranya sambil menawarkan diri untuk jasa Open BO.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi video tersebut dari pegiat pendidikan. Dugaan sementara, siswi SMP itu masih di bawah umur yang berasal dari Kecamatan Tanjungjaya.

Ato Rinanto menambahkan, KPAID mendapatkan laporan dari penggiat pendidikan di Kecamatan Tanjungjaya, atas viralnya video asusila yang sudah beredar di masyarakat.

"Yang melaporkan adalah guru atau penggiat pendidikan datang langsung ke kantor KPAID, karena khawatir dengan dampak yang ditimbulkan dari menyebarnya video asusila lewat WhatsApp tersebut," kata Ato, Jumat 28 Mei 2021.

Sementara itu, Ketua Divisi Pendidikan KPAID Kabupaten Tasikmalaya Euis Khumairoh menambahkan karena sangat mengkhawatirkan bagi perkembangan anak, kasus video asusila ini akan diinvestigasi lebih jauh.

"Untuk mengungkap motif dan lain sebagainya, apakah ada aktor lain dalam pembuatan video asusila tersebut. Termasuk kita ini pendampingan psikis terhadap terduga pelaku dalam video tersebut," jelas Euis.

Selain itu, tambah dia, KPAID juga akan komunikasi dan koordinasi dengan keluarga pemeran video asusila tersebut. Agar ada efek jera dan diberikan bimbingan.

Dihubungi terpisah, Kanit PPA Polres Tasikmalaya Aipda Josner Ali mengatakan, pihaknya akan menelusuri pemeran video tersebut dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Kita akan menelusuri video itu dengan melakukan kunjungan ke rumahnya dan akan dimintai keterangan," ujar Josner. (Muhammad Arfan Bhagaskara)

Artikel Asli