Kasus Korupsi Telkomsel, Klarifikasi Polda Metro Jaya ke Dirut Ditunda

Nasional | limapagi.com | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 11:30
Kasus Korupsi Telkomsel, Klarifikasi Polda Metro Jaya ke Dirut Ditunda

LIMAPAGI – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya batal melakukan klarifikasi terhadap dua direksi PT Telkomsel, yaitu Direktur Utama Setyanto Hantoro dan Direksi Edi Witjara, terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pengajuan proposal program sinergi new sales broadband Telkomsel.

Dipanggil sebagai saksi, keduanya meminta penundaan dalam agenda klarifikasi kasus dugaan tindak pidana korupsi pengajuan proposal program sinergi new sales broadband Telkomsel dengan total kerugian Rp300 miliar.

“Yang bersangkutan karena ada kegiatan di Telkomsel dan sudah ada surat dari legal yang bersangkutan kedua masuk kepada kami untuk meminta penundaan terkait klarifikasi,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Auliansyah Lubis seperti dikutip Antara , Jumat, 28 Mei 2021.

Seharusnya, kata dia klarifikasi terhadap dua direksi Telkomsel dilakukan Kamis, 27 Mei 2021.

Namun, karena alasan kegiatan Telkomsel jelas, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya setuju menunda klarifikasi terhadap keduanya.

“Ada kegiatan peluncuran untuk 5G dan HUT Telkomsel sendiri,” tuturnya.

Setelah penundaan klarifikasi, belum ada keterangan lebih lanjut kapan jadwal klarifikasi terhadap dua petinggi Telkomsel, yaitu Direktur Utama Setyanto Hantoro dan Direksi Edi Witjara.

Adapun penyelidikan dugaan kasus korupsi Telkomsel berdasarkan laporan pengaduan dari masyarakat. Penyelidikan pun sesuai Surat Perintah Penyelidikan Nomor: Sp.Lidik/1576/V/RES.3.3/2021/Ditreskrimsus, tanggal 6 Mei 2021.

Sementara, penyelidikan kasus ini sebagai tindak lanjut dari laporan informasi Nomor: LI/107/V/RES.3.3/2021/Ditreskrimsus, tanggal 6 Mei 2021.

Artikel Asli