Jauh-jauh Sambangi Korea, Luhut Sukses Jaring Investasi

Nasional | limapagi.com | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 10:54
Jauh-jauh Sambangi Korea, Luhut Sukses Jaring Investasi

LIMAPAGI – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta para investor dari Korea Selatan yang akan menanamkan modalnya di Indonesia untuk menggunakan teknologi ramah lingkungan. Hal ini sebagai salah satu syarat bagi pemodal untuk berbisnis di Tanah Air.

Luhut mengatakan, dalam kunjungannya ke Negeri Gingseng yang dijamu oleh Menteri Lingkungan Hidup Korea Selatan Han Jeoung-ae untuk membahas kerja sama untuk meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim dan nilai ekonomi karbon (carbon pricing) .

“Ini menjadi satu dari lima kriteria yang harus dipenuhi investor asing jika ingin berinvestasi di Indonesia. Kriteria lainnya adalah membawa teknologi yang ramah lingkungan, menggunakan tenaga kerja lokal Indonesia, menciptakan nilai tambah, dan kerja sama business to business (B2B) ,” kata Luhut melalui keterangannya, Jumat 28 Mei 2021.

Selain bertemu dengan pihak pemerintah Korea Selatan, Luhut juga menemui beberapa pihak dari swasta di antaranya Chief Executive Officer (CEO) LG Energy Solution Jong Hyun Kim, Chairman of Korea Federation of Banks Kim Gwang-soo,Vice Chairman/CEO SK E&S Co. Ltd Jeong Joon Yu serta perusahaan farmasi Sungwun Pharmacopia.

Dalam pertemuan dengan Jong Hyun Kim, Menko Luhut membahas investasi di bidang baterai kendaraan listrik. Konsorsium LG sendiri telah menandatangani perjanjian awal yang dilakukan secara virtual pada tanggal 29 April 2021.

Kemudian pertemuan dengan dengan Kim Gwang-soo untuk membahas investasi ke Sovereign Wealth Fund (SWF) , yang merupakan komitmen pemerintah dalam menarik investasi guna membantu pembangunan infrastruktur.

“(Kami) melanjutkan pertemuan dengan Sungwun Pharmacopia untuk mengajak perusahaan Farmasi tersebut meningkatkan investasi dalam pengembangan bahan baku obat (BBO) atau Active Pharmaceutical Ingredient (API) di Indonesia melalui kerja sama dengan Kimia Farma,” kata dia.

Tak hanya itu, Luhut juga melakukan kunjungan ke Hyundai Motorstudio yang dilanjutkan pertemuan dengan President & CEO of Hyundai Youngjoon Yoon. Hyundai sendiri merupakan salah satu perusahaan yang memiliki peran penting dalam transisi energi dengan penggunaan energi hidrogen.

Sedangkan pada tanggal 25 Mei 2021, Menko Luhut melakukan pertemuan bersama Vice Chairman & CEO of Celltrion Healthcare Hyoung Ki Kim untuk membahas pengembangan vaksin antara Genexine dan PT Kalbe Farma.

Selanjutnya, rombongan melakukan pertemuan dengan Samsung Electronics untuk membahas potensi investasi Samsung di Indonesia. Agenda hari tersebut ditutup dengan pertemuan bersama pihak The National Pension Service of Korea Kim Yong Jin.

“Selama dua hari kami bertemu dengan beberapa perusahaan Korea Selatan seperti Hyundai, LG Energy Solution, SK yang juga berkomitmen terhadap eco-friendly dan penurunan emisi karbon. Saya senang sekali bahwa perusahaan Korsel juga akan berinvestasi untuk bidang yang ramah lingkungan untuk membantu mencapai target penurunan emisi karbon,” kata Luhut.

Artikel Asli