Warga Pulau Pramuka Olah Sampah Plastik Jadi BBM

Nasional | limapagi.com | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 09:05
Warga Pulau Pramuka Olah Sampah Plastik Jadi BBM

LIMAPAGI – Persediaan bahan bakar dari jenis minyak bumi yang menipis, membuat banyak inovasi baru terkait sumber energi terbaru. Salah satunya adalah pengolahan sampah menjadi bahan bakar.

Warga di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, sudah melakukannya. Mereka mengolah sampah plastik, lalu mengubahnya menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) sejenis Solar.

Kepala Pusat Kajian Kebijakan Strategis KLHK, Herry Subagiadi mengatakan, kegiatan ini memberikan manfaat bagi nelayan. Ini diperlihatkan di Aula Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II, Taman Nasional Kepulauan Seribu.

Harapannya, kata dia, pengolahan sampah menjadi sumber energi terbaru itu kedepannya bermanfaat untuk menghasilkan listrik di pulau-pulau lain.

“Saya harap kegiatan di Pulau Pramuka ini dapat direplikasi di tempat lain,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip, Jumat, 28 Mei 2021.

Seorang guru dan inisiator Rumah Literasi Hijau (RLH), Mariyah menjelaskan, sejak tahun 2009 telah berkegiatan dan mengajak masyarakat turut serta menjaga lingkungan.

Kemudian, sejak dua tahun terkahir, RLH mendapatkan bantuan mesin Pirolisis yang mampu mengubah sampah plastik menjadi BBM seperti solar.

Menurut Mariyah, teknologi sangat sederhana dan memungkinkan orang awam untuk cepat mempelajarinya.

Teknologi Pirolisis tesebut juga tidak perlu listrik yang besar dan tempat yang luas. Sehingga, limbah plastik dapat menjadi manfaat lain.

“Dari uji lab yang kami lakukan sebanyak tiga kali di dua laboratorium berbeda, hasilnya adalah BBM itu relatif stabil dan bisa mengoperasikan mesin dua tak seperti chainsaw,” ungkap dia.

Artikel Asli