Kapolri-Panglima TNI Inspeksi ke Papua, Pastikan PON Aman dari KKB

Nasional | limapagi.com | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 04:45
Kapolri-Panglima TNI Inspeksi ke Papua, Pastikan PON Aman dari KKB

LIMAPAGI – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyambangi Papua, Kamis, 27 Mei 2021, untuk melihat langsung situasi keamanan di Papua.

Kunjungan ditujukan sebagai persiapan Tanah Mutiara Hitam menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON).

Dari hasil inspeksi, masih didapati sejumlah masalah keamanan yang akan jadi pekerjaan rumah sebelum perhelatan PON.

“Berdasarkan kalender kamtibmas ada beberapa agenda penting yang dilaksanakan di Papua, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpiade Nasional XVI 2021 yang membutuhkan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman,” ucap Sigit dalam keterangan tertulis, Kamis, 27 Mei 2021.

Soal kegiatan PON yang diagendakan pada 2 Oktober 2021 dan Peparnas pada 15 Agustus 2021 mendatang, Sigit mengatakan Polri bersama TNI telah menyiapkan strategi pengamanan dengan melibatkan jajaran pemerintah provinsi, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

Dilansir Antara , Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX Papua menjamin gelaran multievent 4 tahunan di Bumi Cenderawasih bakal berlangsung kondusif dan terbebas dari ancaman kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Sekretaris Umum PB PON Elia Loupatty mengatakan, TNI-Polri dari Kodam Cendrawasih dan Polda Papua akan dikerahkan untuk menjaga keamanan jiwa para atlet.

Bahkan, aparat keamanan disebutkan akan terjun langsung mengamankan para kontingen PON Papua sejak mereka turun dari pesawat.

“Untuk keamanan, kami percaya kepada TNI dan Polri. Pangdam dan Kapolda sudah memberi jaminan bahwa PON akan aman. Gubernur Lukas Enembe pun sudah memberi jaminan aman,” kata Elia Loupatty dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis, 29 April 2021.

Jalannya PON akan dirasa aman, sebab kata Elia titik kerusuhan akibat ulah KKB jauh dari lokasi penyelenggaraan PON Papua.

Dia pun mengajak semua peserta untuk tidak takut datang demi menyukseskan PON. Kesuksesan PON Papua, katanya, berpotensi besar menjadi titik balik Indonesia melewati pandemi Covid-19.

Untuk diketahui setelah ditetapkan sebagai kelompok teroris pada 29 April 2021 lalu, Menkopolhukam Mahfud MD mencatat ada sejumlah kontak senjata antara aparat dengan pihak KKB Papua.

Pertama, kontak senjata di Ilaga 27 April dengan korban satu prajurit Brimob gugur, dua orang luka-luka sementara lima anggota KKB tewas.

Sedangkan kontak senjata 13 Mei 2021 di Ilaga dengan satu anggota teroris tewas, kontak senjata 16 Mei 2021 di Ilaga dengan dua orang anggota teroris tewas dan satu orang melarikan diri.

Lalu, penyerangan terhadap dua prajurit TNI hingga meninggal di Yakuhimo dan kontak senjata di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang yang menyebabkan empat prajurit luka pada 18 Mei 2021.

“Peristiwa penyerangan terhadap dua prajurit TNI yang baru berlangsung kemarin menunjukkan bahwa kelompok teroris masih melakukan aksi kekerasan sebagaimana sebelumnya dilakukan terhadap warga sipil serta merusak fasilitas publik,” kata Mahfud dalam jumpa pers di Kemenkopolhukam, Jakarta, Rabu, 19 Mei 2021.

Artikel Asli