Kunjungi Papua, Kapolri Beberkan Sejumlah Pembangunan yang Dilakukan Pemerintah

Nasional | limapagi.com | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 05:15
Kunjungi Papua, Kapolri Beberkan Sejumlah Pembangunan yang Dilakukan Pemerintah

LIMAPAGI – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah fokus membangun Papua dari macam segi, seperti infrastruktur, kesejahteraan, pendidikan, dan kesehatan.

Hal itu dia sampaikan saat kunjungan ke Papua untuk meninjau keamanan jelang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Bapak presiden telah memberikan perhatian khusus kepada Papua agar melakukan percepatan pembangunan seperti daerah-daerah lainnya,” ungkapnya di tengah inspeksi dalam keterangan tertulis, Kamis 27 Mei 2021.

Dia berujar program pembangunan merupakan wujud komitmen pemerintah untuk mengubah paradigma pembangunan dari Jawa sentris menjadi Indonesia sentris.

Sejumlah pembangunan, katanya, sudah berjalan dan beberapa sudah dilakukan. Misalnya pembangunan jembatan, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) RI dan Papua Nugini, bandara, pelabuhan, dan pasar.

Sedangkan pembangunan infrastruktur lainnya yang sedang berlangsung, yakni Jalan Trans Papua. Jalan aspal itu menghubungkan Papua Barat dan Papua, membentang dari Sorong hingga Merauke dengan panjang 4.330,07 KM.

Pembangunan lainnya, dia melanjutkan pembangunan Palapa Ring yang menjangkau 51 Kabupaten/Kota, Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG), Pembangkit Listrik Tenaga Air, Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro, pembangunan jalan perbatasan RI-Papua Nugini, dan Pembangunan Stadion Lukas Enembe.

Sigit juga menyebut pemerintah sedang membangun masyarakat Papua di sejumlah aspek kehidupan. Di segi ekonomi, pemerintah disebut sedang melakukan pendampingan terhadap UMKM, pengembangan masyarakat berbasis desa, pembangunan bibit babi unggul melalui inseminasi buatan.

Dari segi pendidikan, pemerintah membangun rumah untuk guru, asrama untuk pelajar dan mahasiswa serta memberikan bantuan rehabilitasi infrastruktur sekolah.

Sedangkan dari segi kesehatan, membangun gedung poliklinik di RSUD Jayapura, program pengobatan gratis, dan pelayanan pengendalian penyakit malaria.

“Pembangunan yang sedang berjalan ini harus didukung dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang tentunya menjadi tanggungjawab seluruh pihak dan masyarakat Papua,” ungkap mantan Kapolda Banten ini.

Upaya untuk membangun Tanah Papua, diakui Sigit, mengalami permasalahan, salah satunya adalah belum tersosialisasi program pembangunan itu sendiri, terlebih yang bersentuhan dengan masyarakat adat.

“Berkaitan dengan itu presiden berharap agar penyelesaian masalah tersebut dilakukan melalui tatap muka dan dialog dengan memperhatikan adat istiadat, serta frekuensi yang sama sehingga menjadi dasar dalam membangun Papua,” ucapnya.

Artikel Asli