Pemkot Makassar Bentuk Covid Hunter Antisipasi Lonjakan Kasus

Nasional | jawapos | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 06:44
Pemkot Makassar Bentuk Covid Hunter Antisipasi Lonjakan Kasus

JawaPos.com –Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, membentuk tim Covid Hunter untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Covid Hunter itu di dalamnya ada tenaga kesehatan, dokter, serta personel TNI-Polri.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menjelaskan, tim itu bertugas memburu para pasien sekaligus melakukan traking di sekitarnya. Peluncuran operasional tim Covid Hunter tersebut, pada Jumat (28/5).

Data Satgas per 25 Mei, tercatat penambahan kasus 51 orang pasien, 43 orang di antaranya dari Kota Makassar. Menurut Ramdhan Pomanto, bila merujuk angka yang mengalami peningkatan, tim segera diturunkan agar penyebaran virus tidak sampai meluas, mengingat kondisi usai Lebaran pergerakan orang tentu mengalami peningkatan.

”Angka 43 orang itu tinggi. Kita harus kerja sama dan mendoakan Kota Makassar agar bisa segera bebas dari Covid-19,” kata Ramdhan Pomanto seperti dilansir dari Antara .

Strategi tim Covid Hunter nanti menandai sejumlah rumah warga yang sudah dinyatakan suspek ataupun terkonfirmasi positif setelah dilaksanakan testing dan traking oleh petugas. ”Kita tandai rumahnya dengan tulisan rumah ini dalam pengawasan Pemkot . Setelah itu , dites semua tempat ngopinya , kantornya, dan tetangga-tetangganya. Jadi hati-hati, kalau positif pasti saya akan karantina lokal kantor dan tempat ngopi yang tidak taat protokol kesehatan,” ucap Ramdhan Pomanto.

Dia berharap langkah yang diambil tersebut dapat menekan angka penyebaran Covid-19 di Makassar. Selain itu, diharapkan pemulihan dan adaptasi sosial bisa segera dijalankan tanpa adanya gangguan virus.

Data Satgas Covid-19 Pemprov Sulsel mencatat, per 26 Mei, jumlah pasien baru terkonfirmasi positif sembilan orang, lima orang dari Kota Makassar, tiga orang dari Kabupaten Gowa, dan satu orang dari Kabupaten Maros. Jumlah spesimen diperiksa 101. Secara akumulasi angka positif hingga hari ke-433, tercatat 62.024 orang pasien.

Sedangkan untuk pasien sembuh bertambah tiga orang, dari jumlah akumulasi sebanyak 60.701 orang. Meninggal dunia tidak ada penambahan dengan akumulasi 942 orang. Untuk Rt ( Reproduksi number ) di Sulsel, berada di angka 1,21.

Artikel Asli