Tambah Lagi, Warga Griya Melati Bogor Positif Covid-19 Jadi 85 Orang

Nasional | jawapos | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 06:56
Tambah Lagi, Warga Griya Melati Bogor Positif Covid-19 Jadi 85 Orang

JawaPos.com –Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya Sugiarto menyatakan, warga Perumahan Griya Melati, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 15 orang lagi pada Kamis (27/5). Sehingga jumlah seluruhnya menjadi 85 orang.

”Dari hasil tes usap PCR yang dilakukan Dinas Kesehatan kepada 397 warga perumahan tersebut pada Rabu (26/5), hasilnya diketahui pada Kamis (27/5), ada tambahan 15 orang lagi positif Covid-19 sehingga total jadi 85 orang,” kata Biam Arya seperti dilansir dari Antara di Kota Bogor.

Dia menjelaskan, 397 warga Perumahan Griya Melati menjalani tes usap PCR. Sebelumnya sudah 252 orang menjalani tes yang sama. Seluruh warga perumahan tersebut sebanyak 649 orang telah menjalani tes dimaksud.

Selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya menginstruksikan kepada dinas kesehatan untuk melakukan tes usap PCR terhadap seluruh warga Perumahan Griya Melati. Hal itu guna mengetahui status kesehatan setiap orang perumahan tersebut sekaligus memutus rantai penularan Covid-19.

”Dari hasil tes usap PCR kepada seluruh warga Perumahan Griya Melati dalam beberapa tahap, hasilnya sebanyak 85 orang dinyatakan positif, sejak Senin (17/5),” tutur Bima Arya.

Sebelumnya, sampai Rabu (26/5) malam, ada sebanyak 70 warga Perumahan Griya Melati yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 69 orang dievakuasi ke Pusat Isolasi Covid-19 Kota Bogor di BPKP Ciawi serta satu orang yang memiliki komorbid dengan gejala klinis dirawat di Rumah Sakit Karya Bhakti Pertiwi Dramaga Bogor.

”Satu orang positif yang dirawat di BPKP Ciawi sudah dinyatakan sembuh, sehingga saat ini ada 68 orang yang dirawat di Gedung Pusdiklat BPKP tersebut,” ujar Bima Arya.

Sedangkan 15 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif pada Kamis (27/5), masih dalam proses edukasi sebelum dievakuasi ke Pusat Isolasi Covid-19 Kota Bogor di BPKP Ciawi.

”Pusat Isolasi Covid-19 di Gedung Pusdiklat BPKP itu kapasitasnya 100 orang, sampai Rabu (26/5) terisi 71 orang. Ditambah 15 orang lagi, jadi 86 orang. Semoga tidak ada tambahan yang positif lagi,” ucap Bima Arya.

Dia menjelaskan, dari hasil penelitian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor menyimpulkan ada tiga kemungkinan penyebab penyebaran Covid-19 di Perumahan Griya Melati. Semuanya adalah kegiatan keagamaan di masjid perumahan tersebut.

”Ketiga kemungkinan penyebab tersebut yakni pada kegiatan i’tikaf dan salat Jumat jelang Idul Fitri, serta kegiatan salat Idul Fitri,” kata Bima Arya Sugiarto.

Artikel Asli