Ketua DPRD DKI: TGUPP Anies Tak Efektif, Justru Jadi Mudarat

Nasional | okezone | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 02:31
Ketua DPRD DKI: TGUPP Anies Tak Efektif, Justru Jadi Mudarat

JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menilai keberadaan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) era Anies Baswedan tidak efektif. Kinerja tim khusus itu tidak dapat mendongkrak kinerja gubernur.

"Dibentuknya TGUPP itu kan bertujuan mengakselarasi supaya program SKPD sesuai visi RPJMD. Tapi, di sana, juga enggak banyak yang tercapai. Kita lihat saja, berapa banyak (program yang terakselerasi)? Artinya, TGUPP enggak efektif, yang ada justru jadi mudarat karena anggaran yang seharusnya produktif untuk menyejahterakan rakyat, dipakai untuk mereka," urai Pras kepada wartawan, Kamis (27/5/2021).

Politisi PDI Perjuangan itu menganggap TGUPP tidak memberikan banyak manfaat dan perubahan yang baik di DKI Jakarta.

"Yang jelas, keberadaan TGUPP ini inefisien, enggak efektif. Kita lihat saja kinerja capaian Anies pada 2018 dan 2019, ketika kondisi normal, belum pandemi. Berapa banyak program yang terealisasi? Mana normalisasi, jalan enggak? Mana target rusunawa DP Rp0? Dari target rencana pembangunan, yang tercapai berapa? Ini kan menunjukkan bahwasanya program enggak jalan," tambahnya.

Pras berpendapat, hal tersebut tak lepas dari personalia TGUPP era Anies yang cenderung diisi tim suksesnya. Sementara itu, pemerintahan sebelumnya, Joko Widodo (Jokowi) hingga Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dijabat ASN yang segera purnabakti.

"Di zaman Pak Jokowi hingga Ahok, TGUPP umumnya diisi ASN yang akan pensiun. Mereka sebelumnya pernah jadi kadis atau asisten, jadi terbiasa dengan sistem pemerintahan dan mudah menafsirkan visi misi kepala daerah menjadi program kerja," tutupnya.

Sekadar informasi, Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta Alvin Wijaya mengundurkan diri. Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Tri Indrawan mengatakan Alvin resmi mengundurkan diri sejak 1 April 2021.

"Pengunduran diri per 1 April dengan SK Gubernur 632 Tahun 2021," kata Tri saat ditemui di ruang rapat Komisi A DPRD DKI Jakarta, Senin 24 Mei 2021.

Tri mengatakan, Alvin keluar dari TGUPP dengan status mengundurkan diri dan bukan pemecatan.

'
Artikel Asli