Kecelakaan Bus Padang-Jakarta di Jalintim, Ini Identitas Para Korban

Nasional | harianhaluan | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 02:01
Kecelakaan Bus Padang-Jakarta di Jalintim, Ini Identitas Para Korban

BANYUASIN, HARIANHALUAN.COM - Polda Sumsel menurunkan tim Ditlantas dan Polres Musi Banyuasin untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus kecelakaan tunggal bus AKAP dari Padang tujuan Jakarta yang mengakibatkan empat orang penumpang meninggal dunia serta belasan penumpang lainnya mengalami luka ringan dan berat.

"Tim sudah ke tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Lintas Timur Palembang-Jambi KM 214 Desa Senawar, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin untuk mengumpulkan data dan barang bukti serta melakukan pengecekan kondisi korban yang luka-luka," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi di Palembang, Kamis seperti dilansir Antara.

Berdasarkan data di lokasi kejadian, kendaraan roda enam bus AKAP dengan merk PO Sambodo bernopol B 7314 NGA yang dikemudikan Andre Noversam itu mengalami kecelakaan tunggal ketika melintas di Jalintim, KM 214 dari arah Jambi pada pukul 05.00 WIB. Dalam kecelakaan itu, pengemudinya selamat namun melarikan diri, sementara penumpangnya yang berjumlah 33 orang, empat orang diantaranya meninggal dunia dan 12 orang mengalami luka ringan serta berat.

Keempat penumpang yang meninggal dunia tersebut yakni:

  1. Doya Aprilia binti Amri (28) yang merupakan warga Batusangkar,
  2. Anisah Zafirah Herina binti Herman Surya (9), warga Jalan Datuak Parpatih Nan Sebatang Kota Solok,
  3. Naila Fatiha At Silah binti Firman (7), warga Desa Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang,
  4. Hinayah Haris Saputri binti Arisman (11) warga Katinggian, Kelurahan Sarilamak, Kecamatan Harau.

Penumpang yang mengalami luka berat dan menjalani perawatan di RS Ermedika Jambi yakni:

  1. Rian Saputra (28) warga Batu Sangkar (kondisinya luka robek dan patah tangan sebelah kiri).
  2. Amba Warman (54) warga Kota Solok (luka robek di dagu dan kepala sebelah kiri serta mengalami memar pada mata sebelah kiri).
  3. Rusmianti binti Lisman (53) warga Kabun Pulasan, Kelurahan Puhun Tembok, Kecamatan Mandiangin Koto Salayan, Bukittinggi (patah tulang bahu kanan dan luka robek pelipis kiri)
  4. Raka Habib Albalhaqi (11) warga Kampung Salapan, Jorong Pasanehan, Nagari Lasi, Kecamatan Candung, Kabupaten Agam (kondisinya mengalami luka robek kaki kiri, patah kaki paha kanan, dan robek siku tangan kiri).

Korban yang meninggal dunia dan luka-luka telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat dan ada yang telah diserahkan kepada pihak keluarga, sedangkan yang selamat difasilitasi melanjutkan perjalanan dengan bus lain. "Untuk mengungkap dan mengusut tuntas kasus kecelakaan bus tersebut, pihaknya berupaya melakukan pengejaran pengemudi bus yang melarikan diri itu," kata Kombes Supriadi. (*)

Artikel Asli