Loading...
Loading…
Pengamat: Ganjar ‘Dikunci’, Elektabilitasnya Jegal Puan Menuju 2024

Pengamat: Ganjar ‘Dikunci’, Elektabilitasnya Jegal Puan Menuju 2024

Nasional | limapagi.com | Senin, 24 Mei 2021 - 16:06

LIMAPAGI Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Jakarta, Ujang Komaruddin mengatakan, ada kontestasi internal dalam tubuh PDI Perjuangan (PDIP) menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Penilaian Ujang menyusul tidak diundangnya Ganjar Pranowo yang merupakan kader senior PDIP dalam acara yang dipimpin Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Padahal semua kepala daerah dari PDIP hadir dalam acara yang digelar di Kota Semarang, Sabtu 22 Mei 2021 itu.

Ganjar sepertinya sedang diasingkan, dan dikunci oleh PDIP, kata Ujang saat dihubungi Limapagi.com, Senin 24 Mei 2021.

Menurut Ujang, elektabilitas Ganjar saat ini terbilang tinggi. Nama Gubernur Jawa Tengah itu melambung dari pemberitaan media dan aktivitas media sosial.

Tingkat keterpilihan itu membuat Ganjar memiliki peluang besar sebagai kandidat dalam kontestasi pesta demokrasi yang akan digelar tiga tahun lagi. Namun, besar kemungkinan elektabilitas Ganjar saat ini bukan hal besar di mata PDIP.

Ganjar akan jadi saingan Puan terkait pencapresan di 2024. Puan dan PDIP ketakutan jika Ganjar makin melejit, karena akan menutup peluang Puan, ujarnya.

Dalam pandangan Ujang, Ganjar dihadapkan kepada sistem partai di Indonesia yang masih banyak menganut ideologi oligarki, termasuk PDIP. Menurutnya, Puan yang merupakan putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sedang disiapkan PDIP menjadi kandidat calon presiden (capres).

Baca Juga :
Ganjar Pranowo Tidak Diundang Acara PDIP, Pengamat: Dia Saingan Puan di 2024

(Tapi), kecil peluang Ganjar bisa dicapreskan oleh PDIP. Karena PDIP punya putri mahkota (Puan), ujar Ujang. (Antaranews) Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus Ketua DPR, Puan Maharani.

Elektabilitas Ganjar vs Puan

Bicara soal elektabilitas, Ganjar menjadi satu-satunya kader partai banteng moncong putih itu yang moncer dalam sejumlah hasil survei.

Dari hasil survei Puspoll Indonesia yang rilis Minggu 23 Mei 2021, misalnya, Ganjar menempati posisi tiga teratas dengan angka elektabilitas mencapai 13,8 persen. Nama Ganjar terpaut tipis dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menempati posisi kedua dengan hasil 15,4 persen.

Sedangkan posisi pertama dari hasil survei Puspoll Indonesia terkait elektabilitas capres itu ditempati Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan angka 20,9 persen.

Survei Puspoll itu juga menempatkan 19 nama lain termasuk Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Menteri Sosial Tri Rismaharini. Tetapi, elektabilitas keduanya jauh di bawah Ganjar. Puan hanya meraih elektabilitas 0,5 persen, sementara Tri berada di angka 2,6 persen.

Baca Juga :
"Mbak Puan Tidak Senang dengan Mas Ganjar"

Original Source

Topik Menarik