Loading...
Loading…
KSPI Kecam Pemerintah soal Izin Masuk TKA China ke Indonesia

KSPI Kecam Pemerintah soal Izin Masuk TKA China ke Indonesia

Nasional | limapagi.com | Minggu, 16 Mei 2021 - 21:00

LIMAPAGI Pemerintah dinilai tidak adil dengan melarang masyarakat, termasuk para buruh di dalamnya untuk mudik Lebaran 2021. Sebaliknya, justru membiarkan tenaga kerja asing asal China ramai-ramai masuk ke Indonesia.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal memperoleh informasi bahwa pada hari pertama Lebaran, Kamis, 13 Mei 2021, ratusan tenaga kerja asing dari China tiba di Indonesia.

Kegarangan (pemerintah) sekarang hanya diberikan melalui penyekatan kepada rakyat Indonesia, tajam ke rakyat sendiri, buruh-buruh sendiri, tumpul kepada bangsa asing, TKA China, ujar dia dalam konferensi pers daring, Minggu, 16 Mei 2021.

Dia berpandangan para tenaga kerja asing itu dapat masuk dengan leluasa ke Indonesia lantaran dukungan pemerintah, sesuai yang berlaku dalam Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Sekarang TKA melenggang kangkung, mereka berani mencarter pesawat karena mereka berkeyakinan bahwa mereka tidak akan ditolak oleh pemerintah Indonesia, Dirjen Imigrasi, Satgas Covid-19 di tengah pandemi yang masih tinggi, tuturnya.

Merujuk produk hukum yang jadi momok bagi buruh Indonesia itu, Said menuturkan tenaga kerja asing bisa gampang masuk ke dalam negeri karena perusahaan pengguna jasa tenaga kerja asing hanya perlu melaporkan Rencana Penggunaan TKA (RPTKA) kepada Kementerian Ketenagakerjaan dan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

Jadi TKA belum ada izin, meski perusahaannya sudah ada RPTKA, itu masih bisa ditolak, tapi sekarang tidak perlu, jelasnya.

Indonesia kebanjiran ratusan Warga Negara Asing (WNA) asal China yang masuk dalam sepekan terakhir di tengah ketat-ketatnya larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

Data yang dihimpun dari Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan dan Hak Asasi Manusia, terdapat tiga kloter kedatangan. Total WNA yang datang yakni 413 orang.

Terbaru, sebanyak 157 WNA China tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada Sabtu, 8 Mei 2021 sekira pukul 05.00 WIB. Mereka menumpang pesawat China Southern Airlines CZ387 (regular flight) dari Guangzhou.

Sebelumnya, WNA China datang dalam dua gelombang pada Selasa 4 Mei 2021 sebanyak 85 orang. Dua hari berselang sebanyak 171 orang.

Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Jhoni Ginting menyatakan kedatangan WNA itu adalah untuk keperluan aktivitas ekonomi.

Terkait kedatangan WNA ke Indonesia, kami sampaikan bahwa mereka yang datang telah memperoleh rekomendasi dari instansi terkait dan akan bekerja di proyek strategis nasional, bukan untuk tujuan wisata kata Jhoni dalam keterangan tertulis Minggu, 9 Mei 2021.

Belakangan, dua WNA China dari kedatangan kloter pertama diketahui terkonfirmasi Covid-19. Mereka terdeteksi sebagai orang tanpa gejala (OTG) dan keduanya kini menjalani isolasi di Hotel Hariston Bandengan, Jakarta Utara. Dua orang yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan usia 31 dan 66 tahun.

Original Source

Topik Menarik