Loading...
Loading…
Kiat Shin Tae-yong Bawa Timnas Indonesia ke Peringkat 100 FIFA

Kiat Shin Tae-yong Bawa Timnas Indonesia ke Peringkat 100 FIFA

Nasional | limapagi.com | Minggu, 16 Mei 2021 - 17:11

LIMAPAGI Timnas Indonesia kini menempati posisi ke-173 dalam peringkat dunia FIFA. Merosotnya peringkat tersebut lantaran Indonesia belum menjalani laga resmi sejak November 2019.

Terakhir kali Tim Merah-Putih tampil pada agenda FIFA ialah saat takluk dari Malaysia 0-2, 19 November 2021.

Ketika jeda internasional pun, Indonesia tak satu kali pun menggelar uji coba resmi. Apalagi, kemudian virus corona menyerang.

Agenda resmi seperti Piala AFF 2020 dan Kualifikasi Piala Dunia 2022 akhirnya tertunda.

Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, berniat menaikkan peringkat Skuad Garuda ke 100 besar. Namun, ada syaratnya.

Aspek fisik dan mental harus bagus. Tak heran, sejak datang ke Indonesia, pelatih asal Korea Selatan itu selalu fokus memperbaiki dua aspek tersebut.

Secara fisik dan mental (pemain Timnas Indonesia) sangat kalah. Mau tidak mau harus diperbaiki.

Saya juga ingin berbicara kepada Pak Ketua Umum PSSI (Mochamad Iriawan) soal kenapa Indonesia berada di peringkat ke-173, kata Shin Tae-yong saat pidato dalam prosesi pelepasan Timnas Indonesia di Jakarta.

Shin bahkan menyebut semua level Timnas punya masalah serupa. Tengok saja Indonesia U-19 yang lebih lama di bawah asuhan pelatih 51 tersebut.

Ketika pemusatan latihan di Kroasia, mereka mendapat rapor merah. Nilai tersebut lahir bukan semata-mata melihat hasil laga.

Nakhoda asal Korea Selatan itu lebih menyoroti performa keseluruhan.

Kita (Indonesia) pasti bisa berada di peringkat 100 kalau pemain mempunyai mental dan memberikan semuanya untuk tim.

Sebagai contoh, pertama kita (Indonesia U-19) ke Kroasia dan melawan Timnas Kroasia dan Bulgaria. Lalu kebobolan tujuh dan tiga gol.

Saat bermain, pemain tidak ada yang berani mengadang tendangan lawan. Dalam kondisi kalah, seharusnya pemain segera mengadang tendangan lawan.

Akhirnya, kami melakukan perubahan latihan. Jadi, misalnya ada lawan yang menendang, pemain harus segera mengadang. Itu bisa lebih baik.

Sebelumnya tidak ada yang mau mengadang. Setelah memperbaiki menta, pemain tidak punya rasa takut. Akhirnya kami tidak banyak kemasukan gol bahkan berhasil menang dan seri, tutur Shin Tae-yong.

Indonesia U-19 sempat mengalami kekalahan telak dari Kroasia dan Bulgaria. Setelah Shin memperbaiki mental pemain, penggawa Garuda Muda mendapat hasi lebih baik.

Mereka mengantongi lima kemenangan, tiga kali seri, dan tiga kali kalah selama training camp (TC) di Kroasia.

Nah, hal serupa bakal terjadi buat level senior yang akan tampil pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Shin sudah mengetahui Timnas Indonesia kalah pada lima laga kualifikasi sebelumnya. Selama TC di Jakarta, ia memang fokus memperbaiki mental dan fisik pemain.

Dia berniat menyapu bersih tiga laga sisa kualifikasi dengan kemenangan. Tak cuma itu, pelatih 51 tahun tersebut berambisi menekuk Afganistan dan Oman dalam partai uji coba resmi.

Tentunya, Shin berharap tambahan poin dari seluruh laga itu bisa menaikkan peringkat Indonesia.

Original Source

Topik Menarik