Loading...
Loading…
Dirut Ancol Klaim Jumlah Wisatawan saat Libur Lebaran di Bawah 30 Persen

Dirut Ancol Klaim Jumlah Wisatawan saat Libur Lebaran di Bawah 30 Persen

Nasional | limapagi.com | Minggu, 16 Mei 2021 - 11:59

LIMAPAGI Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali mengeklaim sudah mengikuti aturan pemerintah terkait penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 (prokes), yang wajib membatasi jumlah wisatawan semasa libur Lebaran 2021.

Dari data yang dihimpun, wisatawan yang berkunjung ke Ancol tidak melebih batas kuota wisatawan sesuai aturan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yakni kurang dari 30 persen.

Sekitar 28.000 wisatawan pada libur kedua Lebaran. Jumlah pengunjung kemarin masih dibawah 30 persen, kata Teuku melalui keterangan tertulisnya, Minggu, 16 Mei 2021.

Jika dikalkulasi, jumlah 30 persen yang disepakati oleh Pemprov DKI sama dengan 57.600 wisatawan yang diperbolehkan masuk ke Ancol. Jumlah wisatawan yang datang, ucap Teuku, pun jauh sekali dari kapasitas penuh Ancol, yang sanggung menampung 192 ribu orang.

Kendati jumlah wisatawan masih sesuai aturan, Teuku mengaku kena semprot Gubernur Anies Baswedan akibat ramainya wisatawan yang menyebabkan kerumunan. Alhasil, opsi penutupan Ancol mulai 16-17 Mei 2021 pun ditempuh pihak manajemen.

Ini (penutupan ancol) merupakan tindak lanjut dari teguran Pak Gubernur. Diinstruksikan untuk langsung tutup pantai. Kami langsung bertindak sejalan dengan upaya Pemprov DKI untuk menekan potensi penyebaran virus Covid-19, kata dia.

Sebelumnya, Anies melalui Seruan Gubernur (Sergub) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pengendalian Aktivitas Masyarakat dalam Pencegahan Penyebaran Coronavirus Disease 2019 di Masa Libur Idulfitri 1441 H. Seruan ini diteken Anies pada 10 Mei lalu. Pada intinya, ada pembatasan jumlah dan waktu kunjung wisatawan demi menghindari potensi penularan Covid-19.

Pengusaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab kawasan wisata dan/tempat rekreasi untuk menerapkan batasan jam operasional paling lama sampai dengan pukul 21.00 WIB dan membatasi jumlah pengunjung paling banyak 30 persen dari total kapasitas, kecuali terhadap lokasi zona merah dan oranye aktivitas untuk sementara dihentikan, bunyi Sergub tersebut.

Adapun penutupan Ancol tertuang dalam Surat Edar (SE) Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Gumilar Ekalaya.

Dalam SE yang diteken Gumilar pada Sabtu, 15 Mei 2021, perintah penutupan bukan hanya ditujukan untuk Ancol, melainkan juga untuk Taman Mini Indonesia Indah (TMII), serta Taman Margasatwa Ragunan. Alasannya sama demi menghindari penularan Covid-19 yang diakibatkan dari padatnya wisatawan.

Berikut bunyi surat yang ditujukan Gumilang ke tiga tempat wisata itu:

Berdasarkan hasil evaluasi peningkatan pengunjung pada tanggal 14 Mei 2021 dan tanggal 15 Mei, maka kepada pengelola Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), serta Taman Margasatwa Ragunan dengan ini disampaikan hal sebagai berikut:

1. Terhitung mulai tanggal 16 Mei 2021 sampai tanggal 17 Mei 2021 agar melakukan penutupan sementara tempat usaha dalam rangka penguatan protokol kesehatan

2. Kawasan usaha pariwisata akan dibuka kembali pada tanggal 18 Mei 2021.

Surat ini ditembuskan ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wagub DKI Ahmad Riza Patria, dan sejumlah pejabat daerah.

Original Source

Topik Menarik

{