Loading...
Loading…
Rudal Israel Robohkan Gedung Kantor Berita AP dan Al Jazeera di Gaza

Rudal Israel Robohkan Gedung Kantor Berita AP dan Al Jazeera di Gaza

Nasional | limapagi.com | Minggu, 16 Mei 2021 - 09:02

LIMAPAGI Rudal milik Israel merobohkan gedung di Kota Gaza, Palestina, tempat kantor berita Amerika Serikat Associated Press (AP) dan media Al Jazeera , Sabtu 16 Mei 2021.

Dikutip dari laman Al Jazeera , gedung itu bernama al-Jalaa, tak hanya menampung dua kantor media tersebut, tetapi juga menjadi kompleks perkantoran media internasional dan apartemen warga sipil.

Al Jazeera mengutuk serangan tersebut dan menyerukan kepada media dan lembaga hak asasi manusia bergabung untuk mengecam pemboman melalui rudal milik Israel. Mereka juga meminta pertanggungjawaban pemerintah Israel atas serangan tersebut.

Al Jazeera mengutuk keras pemboman dan penghancuran kantornya oleh militer Israel di Gaza, dan memandang tindakan itu jelas untuk menghentikan jurnalis melakukan tugas suci mereka menginformasikan kepada dunia dan melaporkan kejadian di lapangan, demikian pernyataan dari Al Jazeera.

Sementara itu, AP mengaku terkejut dengan serangan udara yang dilancarkan militer Israel. Presiden dan CEO AP , Gary Pruitt mengatakan, kejadian ini sangat mengganggu dan nyaris memakan banyak korban jiwa.

Dunia akan tahu lebih sedikit tentang apa yang terjadi di Gaza karena apa yang terjadi hari ini, kata Pruitt.

Israel mengklaim ada aset militer intelijen Hamas sehingga rudal dari jet tempurnya sengaja diarahkan ke gedung bertingkat tersebut. Israel juga menuduh Hamas menggunakan jurnalis sebagai tameng manusia. Namun, tak ada bukti yang mendukung atas tudingan itu.

Bangunan itu juga menampung kantor-kantor media sipil, yang disembunyikan oleh kelompok teror Hamas dan digunakan sebagai perisai manusia, kata perwakilan Israel menanggapi serangan udara ke Gaza.

Safwat al-Kahlout, jurnalis Al Jazeera mengatakan, selama 10 tahun dirinya melaporkan perkembangan polemik di Gaza langsung dari lapangan dan ke berkunjung ke kantornya tidak pernah melihat sesuatu yang mencurigakan.

Saya bahkan bertanya kepada rekan-rekan saya apakah mereka melihat sesuatu yang mencurigakan [di gedung al-Jalaa] dan mereka semua menegaskan kepada saya bahwa mereka tidak pernah melihat aset militer, atau bahkan para anggota [Hamas] keluar-masuk, ujar Safwat yang melaporkan dari Gaza.

Pruitt menegaskan hal yang sama bahwa klaim Israel tak berdasar. Dia menuturkan, selama belasan tahun menjadikan gedung al-Jalaa sebagai kantor biro AP di Gaza tidak pernah merasakan adanya kehadiran Hamas.

Saya beri tahu Anda, kami telah berada di gedung itu selama sekitar 15 tahun untuk biro kami. Kami merasakan dengan jelas tidak ada Hamas di sana, tuturnya.

Original Source

Topik Menarik