Loading...
Loading…
Pernyataan Ali Ngabalin Soal Busyro Muqoddas Bisa Merugikan Jokowi

Pernyataan Ali Ngabalin Soal Busyro Muqoddas Bisa Merugikan Jokowi

Nasional | jawapos | Minggu, 16 Mei 2021 - 09:27

JawaPos.com Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyesalkan pernyataan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin yang dinilai berlebihan mengomentari Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Busyro Muqaddas. Sebab, Ali menyebut Busyro Muqoddas berotak sungsang dan tidak cocok menjadi pimpinan di Muhammadiyah.

Semestinya ada bingkai kesantunan dalam setiap kali berbicara dan menjawab kritik. Tetapi ini kan tidak ya. Jawab kritik ternyata membuat polemik, kata Saleh Partaonan Daulay dalam keterangannya, Minggu (16/5).

Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini menyesalkan pernyataan Ali Ngabalin yang menyebut Busyro Muqoddas sebagai orang berotak sungsang. Sebagai kader Muhammadiyah, semestinya tahu kapasitas para pimpinan di Muhammadiyah.

Mereka yang terpilih adalah yang diseleksi secara alamiah dan ilmiah. Tidak ada pimpinan di Muhammadiyah yang dikarbit, tegas Saleh.

Dia menilai, cara berkomunikasi Ali Ngabalin bisa merugikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab Jokowi tidak pernah alergi dengan kritik.

Bahkan kritik selalu dijawab dengan santun dan perbaikan kinerja. Karena itu, tidak jelas apa maksud dan tujuan Ngabalin menjawab kritik dengan kata-kata yang tidak beradab.

Yang paling aneh, Ngabalin tidak mau pula mengucapkan permohonan maaf. Bukankah di bulan Syawal ini silaturahim harus tetap dijaga? Jika ada yang salah dan khilaf, perlu saling memaafkan, cetus Saleh.

Kalaupun dia tidak meminta maaf, dipastikan pak Busyro akan tetap tenang. Kata-kata tidak sopan yang dilontarkan, tidak akan membuatnya berkecil hati. Beliau santai aja, mungkin juga senyum-senyum manis, imbuhnya.

Dalam unggahan di akun Instagram pada Kamis (13/5) lalu, Ali Ngabalin mengungkapkan Busyro Muqoddas tidak layak menjadi Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam pernyataan itu, Ali Ngabalin juga mengunggah tangkapan layar sebuah berita berjudul Ketua Muhammadiyah: KPK Tamat di Tangan Presiden Jokowi.

Otak-otak sungsang seperti Busyro Muqoddas ini merugikan persyarikatan. Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah dan pendidikan ummat yang kuat dan berwibawa, kenapa harus tercemar oleh manusia prejudice seperti ini, cocoknya mas Busyro membuat LSM antikorupsi atau masuk parpol sekalian. Rasanya anda tidak cocok menjadi Pimpinan Muhammadiyah, ungkap Ngabalin.

Original Source

Topik Menarik