Loading...
Loading…
Satgas Nemangkawi Petakan Kelompok Teroris KKB di Papua

Satgas Nemangkawi Petakan Kelompok Teroris KKB di Papua

Nasional | inewsid | Minggu, 16 Mei 2021 - 06:20

JAKARTA, iNews.id - Operasi penegakan hukum oleh Satgas Nemangkawi terhadap kelompok teroris di Papua dipastikan tegas dan terukur agar masyarakat tidak menjadi korban. Selain penegakkan hukum, operasi kemanusiaan melalui Binmas Noken Polri juga dilakukan.

Binmas Noken Polri hadir melalui berbagai kegiatan, di antaranya program Polisi Pi Ajar. Progam ini polisi yang bertugas mengajarkan kepada anak-anak tentang wawasan kebangsaan, membaca dan menghitung. Pola pembelajaran yang diberikan juga berbeda, yakni belajar sambil bermain.

Binmas Noken Polri juga memberikan cara beternak dan berkebun yang baik kepada peternak maupun petani orang asli Papua. Kemudian, memberikan pendampingan dan pemberian pupuk serta bibit.

Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy mengatakan, dalam operasi penegakan hukum terhadap kelompok teroris, personel TNI-Polri telah memetakan agar dapat membedakan mana bagian dari kelompok teroris dan mana masyarakat sipil.

Tewasnya Wendis Enimbo, ajudan pribadi Lesmin Waker yang mendiami wilayah Pintu Angin sebagai komandan pasukan pimpinan teroris Lekagak Telenggen dalam kontak senjata dengan pasukan TNI-Polri di Kampung Wuloni, Distrik Ilaga, Kabupatrn Puncak pada Kamis 13 Mei 2021 membuktikan, penegakan hukum dilakukan secara tegas dan terukur.

"Penegakan hukum kelompok teroris Papua tegas dan terukur," ujar Iqbal, Sabtu (15/5/2021).

Operasi Nemangkawi dibentuk dengan pertimbangan adanya gangguan kamtibmas yang dilakukan kelompok teroris Papua, hingga mengganggu kehidupan masyarakat di beberapa wilayah Papua melalui aksi teror bersenjata. Pada 2017, ribuan warga disandera kelompok teroris di Kampung Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.

Kemudian 2018, korban dari pekerja PT. Istaka Karya. Puluhan pekerja dibunuh secara sadis di Kabupaten Nduga oleh kelompok teroris Egianus Kogoya. Padahal pekerja ini sedang membangun jalan trans. Papua untuk membuka akses jalan darat.

Berdasarkan catatan Kepolisian di 2019, aksi teror penembakan dilakukan kelompok teroris di sejumlah kabupaten di pegunungan Papua sebanyak 23 kasus, dengan korban meninggal 20 orang, terdiri dari 10 masyarakat sipil, 8 anggota TNI dan 2 anggota Polri.

Original Source

Topik Menarik