Loading...
Loading…
Tradisi Lebaran, Ini Makna dan Sejarah Ketupat dalam Islam

Tradisi Lebaran, Ini Makna dan Sejarah Ketupat dalam Islam

Nasional | ayosemarang | Kamis, 13 Mei 2021 - 11:46

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM Tradisi Lebaran mengakar erat bagi umat muslim di Indonesia. Tka hanya Lebaran, beragam tradisi saat Lebaran pun juga banyak ditemui di penjuru Tanah Air.

Satu yang tak terpisahkan saat Lebaran yakni tradisi mempersiapkan hidangan opor dengan ketupat atau lontong.

Di Indonesia ada beberapa makanan yang menggunakan ketupat, seperti kupat tahu, katupat kandangan, kupat glabet, coto makassar, lotek, tipat cantok dan gado-gado. Ada dua jenis ketupat yang sangat umum dijumpai, yaitu ketupat kepal dengan sudut enam dan sudut tujuh.

Tetapi pernahkah anda sadari mengapa ketupat selalu ada dalam Lebaran? Apa makna ketupat dalam Islam? Dikutip dari Suara.com, ini makna ketupat sejarah dan makna ketupat.

Sejarah Ketupat

Menurut catatan sejarah ketupat pertama kali masuk saat Sunan Kalijaga menyebarkan agama Islam di pulau jawa, jadi sekitar pada abad ke-15. Saat itu Sunan Kalijaga menggunakan ketupat sebagai sebuah simbol atas perayaan Idulfitri, ada dua budaya tentang ketupat yang beliatu ajarkan yakni dua kali bakda.

Bakda lebaran dan bakda Kupat, ada sebuah fakta unik tentang makanan yang satu ini yaitu ketupat merupakan frasa dalam Bahasa jawa ngaku lepat yang artinya mengakui kesalahan.

Baca Juga :
Dosen UINSA Bilang, Lebaran Ketupat Upaya Pribumisasi Sunan Kalijaga

Selain itu juga ada yang menyebutkan ketupat adalah sebuah singkatan dari laku papat, yang artinya perilaku empat.

1. Lebaran

Lebaran memiliki makna usai, hal tersebut seolah meununjukan bahwa ketika memakan ketupat maka artinya waktu puasa sudah seleasi yang artinya pintu maaf dan ampunan terbuka begitu lebar.

2. Luberan

Luber artinya melimpah, jadi dapat diartikan sebagai bentuk kepedulian sesama manusia dengan cara saling berbagi. Contohnya mengeluarkan zakat fitrah saat menjelang lebaran.

3. Leburan

Leburan berarti melebur atau habis, artinya saat Idul Fitri tiba maka segala dosa dan kesalahan kita akan diampuni, oleh karena itu kita diharuskan untuk saling memaafkan antara satu sama lain.

4. Laburan

Yang terakhir adalah laburan yang artinya kapur, kapur selalu meninggalkan jejak putih. Hal tersebut seolah mengajarkan kepada kita untuk berbuat baik pada sesame dan selalu menjaga kesucian lahir dan batin.

Makna Ketupat dalam Islam

1.Kesalahan

Ketupat adalah salah satu makanan yang memiliki bentuk yang unik, dibungkus dengan bentuk anyaman yang begitu rumit rupanya mengandung makna tentang kesalahan yang dibuat oleh manusia.

Baca Juga :
Lebaran, Makanan, dan Harmoni

2.Sucinya Hati

Makna yang kedua adalah tentang cerminan sucinya hati, jika anda perhatikan ketika anda ingin memakan sebuah ketupat maka anda harus mengupas bagian luar ketupat dengan teliti agar tidak ikut termakan. Setelah terbuka maka anda akan melihat sebuah nasi putih yang sudah dibentuk sedemikian rupa, nasi tersebut diibaratkan sebagai hati kita saat Idul Fitri dimana seluruh dosa dan kesalahan diampuni.

3.Kesempurnaan

Jika anda perhatikan setiap ketupat yang disajikan pasti memiliki bentuk yang begitu sempurna, hal tersebut mencerminkan kesempurnaan yang didapat bagi mereka yang berhasil memenangkan pertempuran puasa melawan hawa nafu selama 1 bulan penuh.

4.Permintaan Maaf

Ada salah satu pepatah jawa yang menyebutkan Kupat Santen, yang artinya Kulo Lepat Nyuwun Ngapunten (jika saya Saya Salah Mohon Maaf). Oleh karena itu dalam islam kupat juga dapat diartikan sebagai bentuk permintaan maaf.

Seperti itulah makna ketupat dalam Islam dan sejarahnya. Jadi sekarang, tidak hanya makan ketupat saja, kalian sudah paham filosofinya juga.

Original Source

Topik Menarik