Kompak Bantah Pernah Nikah Siri,Nani `Sate Sianida` dan Aiptu Tomi Kumpul Kebo?

radartegal | Nasional | Published at 07/05/2021 14:35
Kompak Bantah Pernah Nikah Siri,Nani `Sate Sianida` dan Aiptu Tomi Kumpul Kebo?

Kasus yang membelit tersangka sate sianida Nani Apriliani Nurjaman hingga saat ini terus dikembangkan.

Aiptu Tomi Astanto yang dikabarkan menikah siri dengan tersangka telah diperiksa Bid Propam Polda DIJ terkait kasus tersebut.

Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda DIJ Kombes Pol Yuliyanto, dikutip dari Radar Jogja. “Mister T (Tomi) diperiksa oleh propam. Nantinya kalau terbukti bahwa yang bersangkutan itu melakukan pelanggaran tentu akan dilakukan tindakan yang tegas,” tutur Yulianto, Kamis (6/5).

Yulianto menyebut, dalam pemeriksaan itu, Tomi membantah telah menikah siri dengan Nani.

Pernyataan yang sama, kata Yulianto, juga disampaikan Nani yang juga membantah kabar yang beredar itu.

“Sebenarnya tidak melakukan seperti yang disampaikan selama ini atau isu yang berkembang selama ini bahwa yang bersangkutan itu melakukan nikah siri, tidak,” kata dia.

“Ini menurut keterangan dari N (Nani) termasuk keterangan dari T (Tomi) juga tidak melakukan nikah siri,” imbuhnya.

Kendati demikian, penyidik Propam hingga saat ini masih belum pada kesimpulan karena pemeriksaan terhadap Tomi masih berlangsung.

“Masih didalami lebih lanjut, belum disimpulkan yang jelas yang bersangkutan kedua-duanya tidak mengakui kalau pernah melakukan nikah siri,” jelasnya.

Kroscek Keterangan Warga

Akan tetapi, Yulianto memastikan, penyidik Propam juga akan melakukan kroscek dengan pihak tempat tinggal Nani.

Untuk diketahui, belakangan terungkap bahwa Aiptu Tomi dan Nani ternyata adalah pasangan suami istri secara siri.

Itu berdasarkan pengakuan dan ketua RT tempat dimana Nani tinggal di Dusun Cepokojajar, Sitimulyo, Piyungan, Bantul.

Kepada pengurus dan warga pun, Tomi dan Nani memperkenalkan diri sebagai pasangan suami-istri.

Bahkan saat mereka baru menempati rumah dimaksud, Aiptu Tomi hadir dalam acara pengajian dan mengundang warga sekitar. Informasi lain menyebutkan bahwa Aiptu Tomi kerap datang menyambangi rumah Nani.

“Iya itu nanti perlu dikroscek atau diambil keterangan bersama-sama antara pihak perangkat dusun dengan yang memberikan informasi itu,” katanya.

Jika memang nantinya terbukti bersalah melakukan pelanggaran kode etik, pihaknya memastikan akan menjatuhkan sanksi tegas kepada Aiptu Tomi.

“Yang jelas nanti kalau misalnya ini melanggar pasal-pasal yang ada di kode etik tentu akan dilakukan tindakan yang seperlunya yang tegas,” tuturnya.

“Masih dicari unsur pasal mana yang dilanggar. Nanti akan ditentukan oleh penyelidik dan penyidik,” tandas Yulianto. (Pojoksatu/ima)

Artikel Asli