Rem Penularan Covid-19, Posko Mudik Sediakan Fasilitas Virtual

jawapos | Nasional | Published at 07/05/2021 09:00
Rem Penularan Covid-19, Posko Mudik Sediakan Fasilitas Virtual

JawaPos.com – Masyarakat diminta mengurungkan niat dengan bijaksana agar tidak mudik tahun ini. Pasalnya pandemi Covid-19v belum usai. Belum semua orang divaksinasi. Catatan Kementerian Kesehatan, baru 20 juta orang yang sudah divaksinasi, jauh dari cakupan herd immunity 70 persen. Masyarakat diimbau silaturahmi lewat virtual.

Ketua Satuan Tugas Covid-19 Doni Monardo mengimbau kepada posko mudik untuk dapat memfasilitasi kebutuhan untuk mudik virtual. Sehingga masyarakat bisa menunda mudik.

“Berikan ruang untuk bisa berkomunikasi melalui mudik virtual, posko juga menyediakan mudik virtual ini,” kata Doni dalam acara Rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 secara virtual, Kamis (6/5).

Selain itu, pemerintah resmi memperpanjang lagi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro terhitung mulai tanggal 4-17 Mei 2021. Pada perpanjangan kali ini, cakupan PPKM Mikro diperluas hingga totalnya menjadi 30 provinsi.

Adapun tambahan 5 provinsi lagi yakni Kepulauan Riau, Bengkulu, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Papua Barat. Saat ini dari 34 provinsi di Indonesia, hanya tersisa 4 provinsi yang belum menerapkan PPKM Mikro. Yakni Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku dan Maluku Utara.

Pemberlakuan perpanjangan PPKM Mikro ini juga sejalan dengan peniadaan mudik lebaran. Berkaitan dengan perayaan Idul Fitri, masyarakat diingatkan mematuhi kebijakan peniadaan mudik yang sudah dikeluarkan pemerintah. Kebijakan ini merupakan bentuk perlindungan yang diupayakan Pemerintah kepada masyarakatnya dari penularan Covid-19.

“Oleh karena itu, pemerintah di tingkat pusat dan daerah diharapkan menyamakan narasi terkait kebijakan peniadaan mudik. Sehingga masyarakat dapat memahami dan juga mematuhi kebijakan ini yang tentunya akan sangat membantu upaya penanganan Pandemi Covid-19,” jelasnya.

Artikel Asli