Karyawan Protes Penyekatan Mudik di Tol, Ini Solusi Polisi

jawapos | Nasional | Published at 07/05/2021 08:12
Karyawan Protes Penyekatan Mudik di Tol, Ini Solusi Polisi

JawaPos.com – Kegiatan penyekatan mudik di Tol Jakarta-Cikampek sempat menuai protes dari kalangan karyawan yang bekerja di wilayah tersebut. Pasalnya, polisi sempat melakukan buka tutup jalan, sehingga bus pengangkut karyawan tertahan.

Direktur Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, petugas telah memikirkan solusi untuk permasalahan tersebut. Salah satunya dengan menempatkan petugas di titik buka tutup jalan, untuk menyeleksi kendaraan yang melintas.

“Jadi kalau bus karyawan tetap kita perbolehkan (terus jalan). Nanti kita akan atur di putarannya supaya nanti ketika crossing kita bisa atur putaran ini,” kata Sambodo kepada wartawan, Jumat (7/5).

Solusi ini akan dilakukan oleh petugas pada jam masuk dan pulang kerja. Dengan begitu, mobilitas pekerja di wilayah sekitar Tol Jakarta-Cikampek tidak terhambat.

“Nanti sore bus-bus karyawan yang sudah pagi lewat sini dia akan pulang, pulang ke arah Cikampek. Jadi yang nanti kita tutup di sini nanti kita buka sehingga bus-bus tersebut akan bisa menuju ke arah Cikampek,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sambodo mengatakan, petugas di lapangan siap menampung saran dari masyarakat apabila ada yang terganggu dengan kegiatan penyekatan mudik. Nantinya, petugas di lapangan akan mencarikan solusinya.

“Kami imbau sebagaimana disampaikan bapak Kakorlantas, kalau ada hal aspirasi dari teman-teman buruh, karyawan di posko ini 24 jam kami siap menampung dan siap untuk mengakomodasi apa yang diinginkan oleh masyarakat terkait adanya penyekatan dan penutupan di titik Cikarang Barat,” pungkasnya.

Sebelumnya, viral sebuah video pendek yang memperlihatkan banyak bus terhenti di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Bus-bus itu terlihat tidak bisa melanjutkan perjalanan. Bahkan para penumpangnya sampai turun ke jalanan.

Mereka terlihat tidak senang karena tertahan. Bahkan beberapa kali melakukan teriakan seolah-olah terlihat seperti sekelompok orang tengah melakukan demo.

“Ya tutup sekalian jalannya ayo,” ucap seorang pria dalam video tersebut.

Kasat PJR Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya, Kompol Akmal membenarkan adanya peristiwa ini. Menurutnya, bus-bus itu pengangkut karyawan yang tertahan karena adanya penutupan sementara jalan.

“Itu informasinya bus karyawan, kebetulan kan ada akses dari Karawang Timur kita tutup yang mengarah ke Cikarang Barat. Itu ditutup untuk memudahkan proses penyekatan dan kendaraan yang dipurar balik ke Jakarta,” kata Akmal saat dihubungi, Kamis (6/5).

Artikel Asli