Pemuda Muhammadiyah Dukung Kebijakan Larangan Mudik, Warga Diminta Turut Mengerti

inewsid | Nasional | Published at 07/05/2021 05:45
Pemuda Muhammadiyah Dukung Kebijakan Larangan Mudik, Warga Diminta Turut Mengerti

JAKARTA, iNews.id - Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah mendukung penuh kebijakan pemerintah tentang larangan mudik. Warga diminta turut mengerti maksud baik di balik aturan tersebut.

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto menilai, kebijakan ini sangatlah strategis sebagai upaya besar pemerintah mengantisipasi munculnya gelombang baru kasus Covid-19 di Indonesia.

"Mungkin ini tidak mudah untuk diterima, tapi kami melihat justru ini bagian langkah nyata pemerintah untuk melindungi keselamatan masyarakat, terutama umat Muslim," kata Cak Nanto, Jumat (7/5/2021).

Dengan alasan inilah, Cak Nanto berharap, semua pihak bisa memahami munculnya pelarangan mudik tersebut. Apalagi di tengah pandemi saat ini, keselamatan warga menjadi hal yang paling utama.

"Bukan sekadar bergembira bertemu sanak keluarga. Agar silaturahmi tetap terjaga, bisa dijembatani dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial," ujarnya.

Selain larangan mudik, Cak Nanto juga mengapresisasi langkah Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang membuat sejumlah kebijakan strategis dalam upaya pengendalian kasus Covid-19.

Sejumlah kebijakan terbaru yang dibuat Menag Yaqut yakni meniadakan takbir keliling pada malam Idul Fitri mendatang. Sebab potensi penyebaran virus corona di Indonesia sangatlah tinggi.

Hal ini beralasan, sebab takbiran keliling akan menimbulkan kerumunan massa dengan jumlah besar. Di sisi lain, lanjut dia, penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan ini juga tak mudah diterapkan.

"Sebagai gantinya, takbiran pun bisa dilakukan secara virtual yang disiarkan langsung dari masjid atau musala. Ini tidak mengurangi nilai ibadah kita," katanya.

PP Pemuda Muhammadiyah juga menilai, ketentuan teknis penyelenggaraan Salat Idul Fitri sudah tepat. Yakni boleh dilaksanakan di zona hijau atau kuning Covid-19.

"Ini adalah bentuk mitigasi yang tepat agar diri kita, keluarga, dan lingkungan semua bisa terjaga kesehatannya," katanya.

Artikel Asli