Safari Ramadan, Gubernur Sumbar Sampaikan 7 Keistimewaan Alquran

harianhaluan | Nasional | Published at 07/05/2021 05:25
Safari Ramadan, Gubernur Sumbar Sampaikan 7 Keistimewaan Alquran

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur'an menyentuh kalbu, jemaah Masjid Al-Barakah terdiam dan sembari mengucapkan Allahuakbar.

"Alhamdulillah, betul-betul sejuk hati ini mendengarkan ayat yang dibaca Nia tadi. Semoga Allah memberikan kebaikan buat Nia dan kita semua, Aamiin YRA," ucap Mahyeldi saat Safari Ramadan di Kabupaten Dharmasraya, di Masjid Al-Barakah, Pulau Punjung.

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-qur'an oleh qori'ah terbaik dari Dharmasraya, yaitu Yunia Safitri tingkat ke dua Nasional pada cabang lomba Tilawah Remaja pada MTQ ke 28 tingkat Nasional. Mahyeldi menyampaikan keutamaan berpuasa bulan Ramadan. Berpuasa merupakan salah satu dari lima Rukun Islam. Puasa menurut syariat artinya menahan diri dari makan & minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam, dan dengan syarat tertentu untuk meningkatkan ketaqwaan seorang muslim.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

"Barang siapa yang berpuasa pada bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya pada masa lalu akan diampuni," sebut Mahyeldi.

Dari ayat Al-Quran surat Al-Baqarah ayat ke 183 di atas, jelas bahwa mengajak hamba Allah yang beriman agar melakukan ibadah puasa secara wajib. Supaya menjadi orang-orang yang senantiasa bertaqwa pada Allah SWT.

"Hanya orang-orang yang beriman yang berpuasa maka Allah akan mengantarkan mereka menjadi orang-orang yang bertaqwa, maka orang yang paling mulia disisi Allah adalah orang-orang yang bertaqwa jadi orang yang bertaqwa," kata Gubernur Sumbar.

Taqwa adalah derajat tertinggi bagi seorang Muslim di hadapan Allah SWT. Ibadah dan amal saleh yang dilakukan tujuan utamanya adalah untuk memperoleh derajat tersebut. Taqwa de­ngan bahasa yang sederhana ada­lah seseorang yang senantiasa mam­pu dan konsisten untuk selalu menjalankan semua perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.

"Orang yang bertaqwa itu adalah orang-orang yang paling mulia paling istimewa di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Allah akan menolong orang-orang yang beriman dan bertaqwa kepadaNya," tuturnya.

Mahyeldi menjelaskan, dalam Al-Qur­an setidaknya ada 7 (tujuh) keistimewaan yang dapat diraih. Lima kebaikan di dunia dan dua di akhirat yang pertama Allah akan berikan jalan keluar setiap permasalahan dalam kesusahan. Tidak hanya itu, janji kedua adalah Allah juga akan memberikan rezeki yang tak terduga kepadanya.

Orang bertakwa itu dijamin mendapatkan jalan keluar atas setiap masalahnya. Ia tidak butuh lagi konsultan, cukup Allah yang menjadi memberikan jalan keluar setiap masalahnya. Begitupun dengan rezekinya, ia akan datang tiba-tiba atas izin-Nya. Ketiga, janji Allah untuk orang yang bertaqwa adalah Allah akan mencukupi segala kebutuhannya.

Janji Allah yang keempat adalah Allah kabulkan cita-citanya, keinginanya, harapannya. Janji Allah yang kelima, Allah akan mudahkan segala urusannya.

"Selain itu, ada untuk di akhirat nanti Allah akan tutupi segala dosa-dosa hambanya yang bertaqwa dan memberikan surga bagi orang yang bertaqwa," ujar Buya.

Janji Allah itu pasti, untuk mereka yang terus bertakwa kepada-Nya. Inilah salah satu keutamaan ajaran Islam yang tidak membeda-bedakan manusia atas dasar ras, suku, golongan, strata sosial, ekonomi, dan sebagainya. Dalam Islam, setiap orang semua manusia sama rata di hadapan Allah SWT, kecuali orang yang bertaqwa akan diberikan keistimewaan.

“Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti”. (Qs. Al-Hujurat: 13)

"Jadi begitu istimewanya, begitu mulianya orang-orang yang bertaqwa, bahkan Allah menjanjikan akan memberikan kemudahan di dunia dan di akhirat," ucapnya.

Kegiatan safari ramadan tersebut dihadiri oleh Kepala Biro Bina Mental dan Kesra Sumbar H. Syaifullah, dan selanjutnyaGubernur Sumbar Mahyeldi menyerahkan bantuan sebesar Rp 20 juta untuk pembangunan Masjid Al-Barakah, Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya. (*)

Artikel Asli