Mendagri Revisi SE: Bukber Dibatasi, Open House Tetap Dilarang

inewsid | Nasional | Published at 05/05/2021 10:18
Mendagri Revisi SE: Bukber Dibatasi, Open House Tetap Dilarang

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan revisi surat edaran (SE) Mendagri terkait dengan buka puasa bersama (bukber) dan open house atau halal bi halal. Tak banyak yang berubah dalam revisi tersebut.

Perubahan hanya mencakup unsur redaksional yakni dari kata pelarangan menjadi pembatasan untuk kegiatan bukber.

Dalam SE sebelumnya yakni SE No 800/2794/SJ, Mendagri Tito Karnavian meminta gubernur, bupati/wali kota se-Indonesia agar mengambil langkah-langkah untuk melakukan pembatasan buka puasa bersama dan pelarangan open house pada saat maupun setelah lebaran.

Surat edaran itu diterbitkan karena mencermati terjadinya peningkatan kasus penularan covid-19 pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H atau tahun 2020 yang lalu. Selain itu juga mencermati peningkatan kasus covid-19 usai libur Natal dan Tahun Baru 2021 sehingga kepala daerah perlu melakukan antisipasi pelaksanaan kegiatan selama bulan Ramadan, dan menjelang perayaan, saat, maupun pasca Hari Raya Idul Fitri.

“Diminta kepada Gubernur, Bupati/Wali Kota mengambil langkah-langkah sebagai berikut: melakukan pembatasan kegiatan buka puasa bersama, tidak melebihi dari jumlah keluarga inti ditambah lima orang selama Bulan Ramadan 1442 H/Tahun 2021. Menginstruksikan kepada seluruh pejabat/ASN di daerah, dilarang melakukan open house/halal bi halal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021,” bunyi poin a dan poin b dalam edaran tersebut.

“Dengan terbitnya Surat Edaran itu, maka Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait hal serupa yang dikeluarkan pada 3 Mei 2021 dengan Nomor 450/2769/SJ dan Surat Edaran Nomor 800/2784/SJ pada tanggal 4 Mei 2021, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku,” bunyi paragraf akhir SE itu.

Artikel Asli