Meski Berstatus Tersangka, 9 Pendemo Hardiknas Dipulangkan

limapagi.com | Nasional | Published at 05/05/2021 04:46
Meski Berstatus Tersangka, 9 Pendemo Hardiknas Dipulangkan

LIMAPAGI – Polisi menetapkan sembilan orang pendemo di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sebagai tersangka. Para tersangka tersebut diamankan pada Senin sore, 3 Mei 2021, di depan Gedung Kemendikbud, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, tidak hanya dari kalangan mahasiswa, kesembilan pendemo yang diamankan tersebut juga ada yang berasal dari kalangan buruh hingga pengangguran.

“Memang kita amankan sembilan orang ya. Sebagian ini adalah mahasiswa, dan sebagian lainnya dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), serta ada beberapa pengangguran yang mengaku buruh,” kata Yusri, dalam keterangannya, Selasa, 4 Mei 2021.

“Ada juga sekitar empat atau lima orang yang merupakan mahasiswa,” sambungnya.

Yusri menjelaskan, meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka, polisi tidak menahan mereka.

Kesembilan tersangka tersebut tidak ditahan karena ancaman hukuman penjara hanya 4 bulan seperti yang diatur dalam Pasal UU Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan Pasal 216 ayat 1 serta Pasal 218 KUHP.

Lantas, kesembilan pendemo Hardiknas tersebut, kata Yusri, telah dipulangkan usai diperiksa bersama tim penyidik.

“Pagi tadi ya, sudah semua sudah kembali,” jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah orang menggelar aksi unjuk rasa pada Hardiknas di Gedung Kemendikbud-Ristek, pada Minggu lalu, 2 Mei 2021.

Aksi unjuk rasa tersebut kemudian dibubarkan paksa oleh polisi karena sudah berlangsung hingga melampaui batas waktu yang ditentukan oleh Undang-Undang.

Artikel Asli