Sektor Teknologi Ambruk, Wall Street Ditutup Bervariasi

limapagi.com | Nasional | Published at 05/05/2021 07:21
Sektor Teknologi Ambruk, Wall Street Ditutup Bervariasi

LIMAPAGI – Bursa saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street berakhir bervariasi pada Selasa 4 Mei 2021 waktu setempat. Pasar saham terbebani penurunan saham-saham teknologi.

Mengutip Xinhua, Rabu 5 Mei 2021, Dow Jones Industrial Average naik 19,80 poin atau 0,06 persen menjadi 34.133,03. S&P 500 kehilangan 28,00 poin, atau 0,67 persen, menjadi 4.164,66. Indeks Komposit Nasdaq turun 261,61 poin atau 1,88 persen menjadi 13.633,50.

Enam dari 11 sektor S&P 500 berakhir di zona merah, dengan teknologi turun 1,89 persen, memimpin penurunan. Sektor bahan baku naik 1,04 persen, memimpin penguatan.

Saham raksasa teknologi AS, atau yang disebut grup FAANG dari Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan Alphabet induk Google, semuanya turun.

Reaksi pasar di atas datang ketika Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan, suku bunga mungkin harus naik untuk mencegah ekonomi AS dari overheating. Komentar Yellen muncul setelah Federal Reserve pekan lalu mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah pada rekor terendah mendekati nol.

Jerome Powell mengatakan, pemulihan ekonomi terjadi lebih cepat dari yang diharapkan, tetapi tetap ada potensi ketidakseimbangan. Pada hari Senin, ekuitas AS ditutup beragam, yang di mana Dow dan S&P 500 mencetak kenaikan yang solid, sementara Nasdaq menurun.

Artikel Asli