POPULER: Ibu Aniaya Anaknya hingga Tewas dan Perawat Cantik di Malang Dibakar Hidup-Hidup

indozone.id | Nasional | Published at 05/05/2021 09:10
POPULER: Ibu Aniaya Anaknya hingga Tewas dan Perawat Cantik di Malang Dibakar Hidup-Hidup

Kasus penganiayaan dalam satu keluarga masih terus terjadi. Bahkan, baru-baru ini viral kisah seorang ibu yang tega menganiaya anaknya sampai tewas hanya karena alasan sepele.

Ibu tersebut ternyata menganiaya anaknya karena tidak senang diganggu sedang bersama selingkuhannya.

1. Kejam, Ibu Aniaya Anaknya Hingga Tewas, Kesal Diganggu saat Berhubungan dengan Selingkuhan

Polres Bengkalis, Riau menangkap ibu muda berinisial Y (34 tahun) bersama selingkuhannya, RH (32 tahun), karena telah membunuh balita berusia 2 tahun yang tak lain adalah anak kandung dari Y.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Y tega membunuh anaknya itu, lantaran kesal diganggu saat sedang berhubungan intim dengan RH di rumahnya.

Y mengaku anaknya yang masih berusia 2 tahun itu kerap kali nangis dan rewel dan itu membuatnya sangat terganggu.

Y bersama RH pun lalu menganiaya habis-habisan balita malang itu hingga akhirnya tewas.

Baca selengkapnya: Kejam, Ibu Aniaya Anaknya Hingga Tewas, Kesal Diganggu saat Berhubungan dengan Selingkuhan

2. Tragis, Perawat Cantik di Malang Dibakar Hidup-Hidup oleh Pria Tak Dikenal, Wajahnya Parah

Nasib tragis menimpa seorang perawat cantik bernama Eva Sofiana Wijayanti (33 tahun) di Desa Arjowilangun, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

Saat sedang beristirahat di Klinik Bunga Husada tempat ia bekerja, ia tiba-tiba didatangi oleh seorang pria, dan pria itu membakarnya hidup-hidup.

Berdasarkan kronologinya, pria itu mula-mula turun dari sepeda motor Honda Beat warna merah yang dikendarainya, lalu langsung menghampiri Eva.

Dari rekaman CCTV, pria itu diketahui memakai jaket dan helm serta masker untuk menutupi wajahnya.

Baca selengkapnya: Tragis, Perawat Cantik di Malang Dibakar Hidup-Hidup oleh Pria Tak Dikenal, Wajahnya Parah

Artikel Menarik Lainnya:

  • Pulang ke Indonesia, 781 Orang Pekerja Migran Jalani Karantina di Batam
  • Peristiwa 5 Mei: Petisi 50 Diterbitkan Para Tokoh Nasional untuk Memprotes Soeharto
  • Momen Saat Netizen Bagikan Takjil di Jalan, Malah Jadi Rebutan Warga yang Barbar
Artikel Asli