Polda Jateng Tambah Pos Penyekatan Cegat Pemudik Nekat

ayosemarang | Nasional | Published at 05/05/2021 08:06
Polda Jateng Tambah Pos Penyekatan Cegat Pemudik Nekat

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah (Jateng) menambah pos penyekatan untuk menghalau pemudik Lebaran 2021

Awal hanya ada 14 lokasi yang tersebar di wilayah perbatasan, kini pos penyekatan ditambah menjadi 71 titik untuk menghalau masyarkat yang nekat melakukan mudik lebaran.

AYO BACA : Ganjar Pranowo Perketat Titik Penyekatan Mudik

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol Rudy Syafirudin mengatakan, 71 pos penyekatan ini termasuk yang ada atau tersebar di dalam kota. Dengan tambahan pos penyekatan ini, pihaknya pun berharap akan makin mempersulit akses kendaraan dari luar Jateng.

“Dengan adanya 71 pos penyekatan ini, kami akan memaksa setiap kendaraan pemudik yang masuk ke Jateng untuk putar balik ke daerah asalnya. Jika tidak mematuhi aturan, kami akan karantina sesuai instruksi Gubernur Jateng,” ujar Rudy dikutip dari Suarajawatengah.id, Rabu 5 Mei 2021.

AYO BACA : Lebih Kencang, Toyota Raize 1200cc Digeber Semester Kedua 2021

Rudy menambahkan saat ini pihaknya juga telah melayankan protes ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim). Hal itu menyusul masih banyaknya bus dari Jatim yang masuk ke Jateng tanpa memenuhi aturan protokol kesehatan sesuai adendum SE Satgas Covid-19 No.13/2021.

Bus-bus itu banyak membawa penumpang yang masuk ke Jateng. Meski demikian, para penumpang tersebut tidak dilengkapi surat bebas Covid-19 atau surat keterangan negatif Covid-19 melalui tes rapid antigen.

“Ini kan tidak benar. Kita di Jateng sudah diperketat, enggak tahunya daerah lain longgar. Makanya, kita protes. Sudah kita layangkan protes ke dinas terkait di Jatim terkait banyaknya bus yang masuk ke wilayah kita,” terang Rudy.

Rudy mengatakan banyaknya bus dari Jatim yang masuk ke wilayah Jateng pada masa pengetatan atau menjelang larangan mudik itu terlihat di sejumlah terminal yang ada di wilayah perbatasan, seperti Wonogiri.

“Kemarin di terminal Wonogiri terlalu banyak bus yang masuk tanpa menggunakan protokol kesehatan. Mohon buat rekan-rekan di daerah lain, tolong bus kalau mau berangkat dari terminal di cek dulu, protokol kesehatannya. Jangan sampai kereta dan bandara kita perketat, terminal atau bus malah bebas,” tegas Rudy.

AYO BACA : Jawa Tengah Jadi Wilayah Paling Banyak Didatangi Pemudik

Artikel Asli