Loading...
Loading…
Itikaf, Amalan Rasulullah Menjemput Malam Lailatul Qadar

Itikaf, Amalan Rasulullah Menjemput Malam Lailatul Qadar

Nasional | harianhaluan | Senin, 26 April 2021 - 06:17

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Amalan itikaf saat Ramadan dapat menjadi satu sumber berkah bulan suci. Itikaf dalam konteks ibadah Islam adalah berdiam diri di dalam masjid dalam rangka untuk mencari keridhaan Allah SWT dan bermuhasabah atas perbuatan yang telah dilakukan hidup seseorang di dunia.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah yang ditemani oleh Kabiro Bintal dan Kesra Syaifullah melakukan itikaf di Masjid Raya Jihad Ambacang Anggang Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, untuk mencari amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah saat bulan Ramadan. Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

"Amalan itikaf saat Ramadan ini adalah amalan yang dianjurkan dan dapat menambah keberkahan Allah. Itikaf saat Ramadan adalah aktivitas rutin yang dilakukan Rasulullah," sebut Buya Mahyeldi.

Menurut Buya Mahyeldi, Itikaf dapat dilakukan setiap saat, termasuk pada waktu-waktu yang diharamkan salat. Melakukan itikaf saat Ramadan amat erat kaitannya dengan kemuliaan malam lailatul qadar. Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

"Beritikaf tidak hanya sekadar diam di masjid tak melakukan apapun. Anda dapat menjalankan amalan i'tikaf saat Ramadan," ucapnya.

Baca Juga :
Itikaf Nabi Muhammad Saat Ramadhan

Waktu itikaf yang lebih afdhol adalah di akhir-akhir ramadhan (10 hari terakhir bulan Ramadhan) sebagaimana hadits Aisyah, ia berkata

Nabi shallallahu alaihi wa sallam beritikaf pada sepuluh hari yang akhir dari Ramadhan hingga wafatnya kemudian isteri-isteri beliau pun beritikaf setelah kepergian beliau.

Jika Anda juga ingin mendapatkan malam Lailatul Qadar, tak ada salahnya jika beritikaf dan melakukan amalan i'tikaf saat Ramadan. Berikut amalan itikaf saat Ramadan.

"Semoga kita semua dilindungi oleh Allah SWT," harap Buya. (*)

Original Source

Topik Menarik

{