KRI Nanggala-402 Hilang, Legislator: Alutsista Indonesia sudah Tua

Nasional | jawapos | Published at Kamis, 22 April 2021 - 12:44
KRI Nanggala-402 Hilang, Legislator: Alutsista Indonesia sudah Tua

JawaPos.com – Kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan Bali. Saat ini TNI sedang mencari tahu untuk menemukan keberadaan kapal selam tersebut.

Wakil Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto mengatakan kejadian tersebut membuktikan bahwa alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang dimikiki Indonesia perlu adanya peremajaan.

“Karena kita tidak ingin melihat kejadian ini terjadi lagi, kita tahu baik AL maupun AU misalnya alutsista sudah pada tua dan rusak,” ujar Utut di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/4).

Adapun KRI Nanggala-402 merupakan kapal selam keluaran pabrik Howaldtswerke Deutsche Werft AG, Jerman, pada 1979. Kapal itu dibeli Indonesia pada pengadaan anggaran 1981. Saat itu, ada dua unit pembelian kapal untuk menggantikan 11 dari 12 kapal selam yang sudah tidak dioperasikan.

Oleh sebab itu, DPR ingin melihat TNI Indonesia menjadi kuat dengan alutsista yang baik. Untuk itu perlu adanya duduk bersama antara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Keuangan (Mekeu) Sri Mulyani, Panglima TNI Maresekal Hadi Tjahjanto membicarakan alutsista Indonesia yang sudah tua ini. “Untuk merumuskan apa yang kita mau (mengenai alutsista yang sudah tua ini-Red),” katanya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menuturkan, walaupun alutsista milik TNI terus dirawat. Namun alutsista yang tua tersebut sangatlah berisiko. Maka hal ini harus menjadi perhatian dari pemerintah. “Alutsista kita memang sudah tua-tua. Seberapa baik perawatan tetap risiko tinggi itu terjadi,” ungkapnya.

Diketahui, Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) menyebut ada 53 personel kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan utara Bali, Rabu (21/4), sekitar pukul 03.00 WIB.

KRI Nanggala-402 diduga tenggelam saat sedang gladi resik untuk latihan penembakan rudal. Namun saat melakukan perjalanan dari Surabaya menuju perairan selat Bali, kapal selam buatan Jerman tersebut hilang kontak dan tidak terdeteksi oleh radar.

Menurut rencana, KRI Nanggala-402 dijadwalkan ikut dalam latihan penembakan rudal di laut Bali, Kamis (22/4). Kapal yang hilang kontak 90 kilometer di utara perairan Bali, diduga berada di Palung dengan kedalaman 700 meter. (*)

Saksikan video menarik berikut ini:

Artikel Asli