Kemarin Ngatain Habib Rizieq Tukang Bohong, Bima Arya Dipanggil Jokowi, Masuk Kabinet?

Nasional | wartaekonomi | Published at Kamis, 22 April 2021 - 11:59
Kemarin Ngatain Habib Rizieq Tukang Bohong, Bima Arya Dipanggil Jokowi, Masuk Kabinet?

Wali Kota Bogor Bima Arya membenarkan dirinya bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa pekan lalu. Ia mengklaim pertemuan tersebut tidak terkait isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju.

“Ya, benar,” katanya, dilansir Radar Bogor (jaringan FAJAR ), Rabu (21/4/2021).

Namun sayangnya, ia enggan menceritakan detail pertemuan dengan Kepala Negara tersebut. Bahkan, ia membantah pertemuan tersebut berkaitan dengan isu reshuffle yang akhir-akhir ini kian santer.

“Engga kok (masuk dalam bursa reshuffle ), presiden bicara soal Bogor saja,” ucapnya.

Menurut dia, Presiden Jokowi lebih banyak bertanya tentang penanganan pandemi Covid-19 di Kota Bogor.

“Enggak ada pembicaraan sama sekali soal reshuffle . Ngobrol biasa saja. Kami berdiskusi tentang program Kota Bogor ke depan, seperti pembangunan trem,” katanya.

Sambungnya, ia menyatakan dirinya tidak ingin dikaitkan dengan isu reshuffle kabinet. Sebab, menurut dia, pertemuan dengan Presiden Jokowi memang kerap terjadi.

Diketahui sebelumnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan fakta dalam sidang lanjutan kasus Swab Tes Eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab di RS Ummi Bogor yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4).

Habib Rizieq menuding Bima Arya telah berbohong. Lantas, tudingan tersebut langsung dibalas oleh Bima Arya dengan menyebut bahwa yang melakukan kebohongan justru adalah Rizieq Shihab.

"Saya menyatakan bahwa Habib (Rizieq) berbohong," ujar Bima dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu 14 April 2021.

"Saya katakan bahwa apa yang habib sampaikan saat di Rumah Sakit UMMI bahwa beliau sehat dan sebagainya itu memang tidak sesuai," ucap Bima.

Sebab, berdasarkan hasil pemeriksaan di RS Ummi, diketahui jika Habib Rizieq terbukti positif Covid-19. "Tim dokter pun menyampaikan kepada Habib Rizieq tadi, bahwa dia di Rumah Sakit Ummi itu antigennya sudah positif dan kemudian indikasi Covid juga ada, artinya memang tidak sehat," jelasnya.

Sementara itu, Eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab membuat pengakuan terbaru dalam sidang lanjutan kasus tes swab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (21/4). Habib Rizieq mengaku sengaja rahasiakan positif Covid-19.

Ia mengakui membuat surat tesmi melarang pihak RS UMMI Bogor, mengumumkan hasil tes swab dirinya November 2020 lalu.

Ia menegaskan surat tersebut dibuat saat dirinya diminta Satgas Covid-19 Kota Bogor memberikan hasil tes swab dirinya.

“Iya, saya buat surat. Iya, saya yang tanda tangan,” ujar dia.

“Saya yang melarang tim medis maupun dokter untuk membuka hasil lab atau hasil pemeriksaan saya kepada pihak mana pun,” katanya lagi.

Artikel Asli