Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Kota Pariaman Menjalani Vaksinasi Kedua

Nasional | minangkabaunews.com | Published at Kamis, 22 April 2021 - 11:52
Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Kota Pariaman Menjalani Vaksinasi Kedua

MINANGKABAUNEWS, PARIAMAN -- Vaksinasi Covid-19 kedua bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) di Kota Pariaman, dilaksanakan di 7 (tujuh) Puskesmas yang ada di Kota Pariaman.

"Untuk mengantisipasi adanya kerumunan di satu tempat, vaksinasi kedua ini dilaksanakan di Puskesmas terdekat ditempat guru tersebut berdomisili," ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Kanderi ketika memberikan keterangan mengenai hal tersebut, Rabu (21/4/2021).

"Iya, telah dilaksanakan vaksinasi kedua sebanyak 161 orang PTK dari 935 orang PTK yang ada di Kota Pariaman, dan vaksinasi ini dilaksanakan sampai tanggal 29 April 2021 mendatang," jelasnya.

Kota Pariaman mempunyai 7 (tujuh) Puskesmas yang tersebar di Empat Kecamatan, dan untuk PTK Kota Pariaman, bisa mengikuti dan melakukan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas terdekat dimana mereka tinggal.

"Kita bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas yang ada, dan disepakati untuk sehari setiap puskesmas dibatasi lebih kurang 20 orang untuk divaksin oleh petugas dari masing-masing Puskesmas yang ada," tuturnya.

Sementara itu salah satu guru dari SD 02 Marunggi, Samsul Bahri mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan vaksinasi kedua, dimana untuk yang pertama dirinya tidak merasakan gejala apapun, begitupun dengan vaksinasi kedua ini.

"Vaksinasi pertama aman aman saja, tidak ada gejala, dan untuk vaksinasi kedua ini masih belum ada gejala, malah badan terasa lebih fit dan segar," ucapnya.

Senada dengan Samsul Bahri, guru SD 03 Taluak, Erwina dan Nurfahmi juga mengatakan bahwa baik vaksinasi pertama dan kedua saat ini, tidak ada gejala yang signifikan, hanya ada sedikit mengantuk, tetapi mereka tetap berpuasa, ketika mereka datang untuk vaksinasi kedua di Puskesmas Kuraitaji, Kecamatan Pariaman Selatan.

Lain lagi dengan Erry Dharma, Kepala Sekolah SD 14 Cubadak  Air  Selatan, dimana pada vaksinasi pertama karena terlalu banyak beraktivitas, sehingga ia merasa agak pusing sedikit, dan untuk vaksin yang kedua ini belum ada gejala, karena memang langsung beristirahat.

"Sebelumnya banyak berita yang simpang siur, sehingga banyak ASN yang tidak mau divaksin, tetapi saat ini kesadaran ASN sudah tinggi, sehingga mau dengan kesadaran sendiri untuk divaksin, dan kami sangat senang dengan vaksin kedua ini yang datang di puskesmas dimana kami berdomisili," terangnya.

Sedangkan Novi Syulfayeni, Kepala Sekolah SD 11 Cubadak Air Utara, mengatakan bahwa pada vaksinasi pertama, dirinya mengalami sedikit pusing dan mual serta letih dihari kedua, dan tidak ada gejala yang lain, dan untuk vaksinasi kedua saat ini belum ada gejala apapun.

"Sampai saat ini, setelah divaksin kedua, saya belum merasakan apa-apa, sehat-sehat saja, semoga setelah vaksin kedua ini, kita merasa lebih tenang untuk berinteraksi dan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), dan tidak merasa was-was lagi dengan Covid-19," tukasnya mengakhiri di Puskesmas Pauh Pariaman, Kecamatan Pariaman Tengah. (MKN)

Artikel Asli