Kaji Pengelolaan Impor dan Pangan, KPK Undang Mendag dan Mentan

Nasional | jawapos | Published at Kamis, 22 April 2021 - 11:44
Kaji Pengelolaan Impor dan Pangan, KPK Undang Mendag dan Mentan

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi dan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (22/4). Hal ini terkait Kajian Tata Kelola Impor Komoditas Hortikultura dan Kajian Tata Kelola Buffer Stock dalam Penyediaan Pangan Studi Kasus Bulog yang akan dilakukan pada 2021.

“Melalui pertemuan tersebut KPK meminta penjelasan, data, dan informasi yang dibutuhkan untuk memulai kajian tersebut,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang pencegahan, Ipi Maryati dalam keterangannya, Kamis (22/4).

Ipi menyampaikan, kedua kementerian itu memiliki kewenangan terkait importasi dan pengelolaan pangan di Indonesia. Sehingga kapasitasnya dibutuhkan untuk melengkapi kajian KPK.

Menurut Ipi, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan kewenangan KPK untuk melakukan pengkajian terhadap sistem pengelolaan administrasi di lembaga pemerintahan.

Serta untuk memberikan saran, jika sistem pengelolaan administrasi tersebut berpotensi menyebabkan tindak pidana korupsi, yang merupakan pelaksanaan tugas KPK sesuai pasal 6 huruf c dan pasal 9 UU Nomor 19 tahun 2019 tentang KPK.

“KPK bertugas melakukan monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara,” tegas Ipi.

Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua KPK Firli Bahuri didampingi Wakil Ketua Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, dan Nurul Ghufron. Serta Deputi Pencegahan dan Monitoring, Pahala Nainggolan beserta jajaran pada Direktorat Monitoring.

Sementara itu, dari dua pihak kementerian yaitu Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi didampingi Irjen Didit Nurdiatmoko dan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Didi Sumedi. Kemudian, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo didampingi Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto, Dirjen Perkebunan Kasdi Subagyono, dan Kepala Badan Karantina Ali Jamil.

Artikel Asli