Baterai Kapal Selam Terbatas, TNI Berkejaran dengan Waktu Cari KRI Nanggala

Nasional | inewsid | Published at Kamis, 22 April 2021 - 11:11
Baterai Kapal Selam Terbatas, TNI Berkejaran dengan Waktu Cari KRI Nanggala

JAKARTA, iNews.id - Upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang dinyatakan hilang kontak sejak Rabu (21/04/2021) dini hari masih terus dilakukan. Lima kapal selam yang dilibatkan dalam pencarian memiliki baterai yang terbatas.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama Julius Widjojono menyebut, upaya pencarian terhadap KRI nanggala 402 yang tenggelam berkejaran dengan waktu.

“Untuk update sampai hari ini, beberapa KRI terlibat dalam pencarian seperti KRI Re Martadinata, KRI Ngurah Rai, dan KRI Diponegoro. Nanti siang Panglima TNI akan on board di KRI Dokter Soeharso untuk memantau jalannya proses pencarian,” kata Julius saat diwawancara dalam program Trijaya Hot Topic pagi edisi Kamis, (22/04/2021).

Julius mengaku, dalam proses pencarian KRI Nanggala ini, mengacu kepada tumpahan minyak untuk mengetahui lokasi kemungkinan kapal tenggelam.

“Kita mengacu pada tumpahan minyak yang terdeteksi saat pengamatan udara di lautan, tempat KRI Nanggala terakhir terlihat,” tutur Julius.

Sementara itu, Direktur Eksekutif The National Maritime Institute (Namarin), Siswanto Rusdi menilai, usia KRI Nanggala 402 yang telah mencapai 40 tahun bisa mempengaruhi kinerja kapal.

“Seperti yang telah dikatakan TNI Angkatan Laut, bahwa kapal ini telah berusia 40 tahun, jadi menurut saya usia yang sudah cukup tua ini bisa mempengaruhi kinerja kapal,” ujar Rusdi.

Apalagi perawatan kapal tua, justru semakin mahal setiap tahunnya. “Mungkin karena semakin mahal, perawatan kapal yang semakin tua, maka akhirnya agak berkurang perawatan KRI Nanggala ini. Karena seperti yang kita ketahui kita memiliki keterbatasan anggaran,” kata Rusdi.

Artikel Asli